Golput Tinggi, Lakukan Evaluasi, Telusuri Penyebabnya

Featured Politik

M Saleh : Rendahnya Dukungan Rakyat Bakal Rentan Protes

RBO >>  BENGKULU >>  Pesta demokrasi Pilkada Kota Bengkulu yang dilaksanakan serentak 171 daerah di Indonesia telah dilaksanakan. Meskipun pihak penyelenggara pemilu belum melakukan pleno rekapitulasi surat suara yang digunakan, namun dari hasil real count dan quick count menunjukkan trend Golput yang sangat tinggi. Bahkan Kota Bengkulu angka Golput mencapai 40 persen dari 230.169 DPT. Sebab itu, menurut senator Bengkulu yang juga pernah menjadi Ketua DPD RI, H. M Saleh SE  mengapresiasi telah dilaksanakannya pilkada Kota Bengkulu dengan baik dan lancar. Sebab itu, berkaitan dengan angka Golput yang cukup tinggi, tentu ini menjadi catatan agar dapat dilakukan perbaikan kedepannya.

       “Kalau Golput tinggi, Kita harus cari apa penyebabnya. Lakukan evaluasi. Kemudian telusuri dimana kekurangannya,” ungkap anggota DPD RI H. M Saleh SE kepada radarbengkuluonline.com kemarin  (28/6).

      Menyikapi tingginya angka Golput, menurut M Saleh, itu merupakan kecenderungan yang kurang baik dan merugikan daerah. “Bisa merugikan daerah. Kenapa? Karena artinya legitimasi siapapun yang terpilih nanti artinya rendah. Jadi perlu ditelusuri penyebabnya. Apakah sosialisasi yang kurang? Baik dari kandidat maupun penyelenggara? Atau memang pemilih sudah tidak peduli dengan pemilu yang mungkin disebabkan karena janji-janji politik? Atau mugkin karena banyaknya aturan serta regulasi yang membuat masyarakat serta kandidat Paslon kurang maksimal,” terangnya.

      Selain itu, dengan rendahnya dukungan politik dari rakyat sangat rentan terhadap protes, baik itu protes terhadap program pembangunan, bahkan bisa terjadi disharmonisasi antara pemimpin dengan yang dipimpinnya.

       “Coba bayangkan saja, misalnya suara sah itu hanya 60 persen dari total seluruh DPT. Kemudian pemenang Pilkada raihan suaranya hanya 32 persen dari 60 persen DPT tadi, itu artinya dukungan untuk Paslon terpilih artinya dibawah 20 persen total DPT. Tapi itulah yang namanya demokrasi kita saat ini dengan aturan dan regulasi yang mengaturnya. Siapapun yang meraih suara terbanyak dia yang akan menjadi pemenang,” katanya.

      Kemudian untuk Pilkada Kota Bengkulu, siapapun yang terpilih, M Saleh mengucapkan selamat dan berharap semoga mampu membawa perubahan membangun Kota Bengkulu agar menjadi lebih baik lagi kedepannya. “Sebenarnya memang agak aneh. Kita di Kota Bengkulu ini kok Golputnya tinggi? Seharusnya warga masyarakat Kota Bengkulu ini masuk kategori pemilih cerdas, lebih melek informasi dengan taraf pendidikan rata-rata lebih baik, seharusnya tingkat partisipasi politiknya juga tinggi. Tapi ternyata angka Golput masih mendominasi,” pungkasnya. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *