Pulau Baai = Dubai, Bengkulu Maju Pesat

Pulau Baai = Dubai, Bengkulu Maju Pesat

BERBAGI
IWAN/RBO: Danrem 041 Gamas Kolonel Inf. Irnando Arnold B Sinaga saat melakukan coffe Moornbing bersama awak media, Jumat (29/6).

Danrem Coffe Morning Bersama Media Massa

RBO, BENGKULU –  Provinsi Bengkulu bisa maju pesat. Sebab potensi daerah ini luar biasa. Mulai dari wisata pantai yang menakjubkan, pertambangan, perkebunan hingga sejarah. Termasuk Garuda Emas hanya ada di Bengkulu. Demikian kata Danrem 041 Gamas Kolonel Inf. Irnando Arnold B Sinaga saat memberikan sambutan sembari membuka kegiatan coffe moorning bersama wartawan di TWM Badrika, Jumat (29/6).

      Dikatakan Danrem, jika potensi besar yang dimiliki Bengkulu diolah dengan benar dan maksimal maka hasilnya akan luar biasa. Misalnya saja Pulau Baai namanya saja mirip Dubai di Timur Tengah. Potensi Pulau Baai itu juga sangat besar. Kolam pelabuhannya saja sangat bagus dan tak ada daerah lain yang punya pelabuhan sebagus Pulau Baai. Jika pelabuhan Pulau Baai jadi pelabuhan kelas internasional maka jarak Bengkulu dengan negara lain semakin dekat. Begitu juga Bandara harus dijadikan bandara internasional. Hal itu juga akan membuat Bengkulu ramai dan maju. Penerbangan Bengkulu bisa langsung ke Jeddah, Singapura dan negara lainnya.

            Begitu juga Pantai Panjang, pertambangan, perkebunan. Potensi itu jika digarap maksimal maka mengangkat daerah ini. “Tentu saja  ini perlu dukungan kita semua termasuk insan pers,” tegasnya.

Akrab dengan Pers

      Komandan Korem (Danrem) 041 Gamas beserta jajarannya menggelar kegiatan coffe moorning bersama awak media massa Provinsi Bengkulu. Dalam kegiatan tersebut juga digelar diskusi.

“Media massa ini sangat membantu untuk mencerdaskan, memperkuat nalar dan tetap kritis. Media massa bukan sekadar sebagai sarana menyampaikan informasi. Tapi juga sebagai wahana untuk memberikan pendidikan terhadap masyarakat,” ungkap Danrem 041 Gamas Kolonel Inf. Irnando Arnold B Sinaga saat memberikan sambutan sembari membuka kegiatan coffe moorning di TWM Badrika, Jumat (29/6).

      Dalam tugas dan kewajibannya, media lanjut Danrem mempunyai tugas yang berat guna memberikan informasi yang akurat, tepat dalam pengawasan yang benar. Ikut mendorong supremasi hukum dan HAM, “Bagi para wartawan menjalankan profesi sebagai jurnalis itu berat, karena ikut mendorong supremasi hukum dan HAM secara tepat, akurat dalam pengawasan yang benar untuk hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum, ikut memperjuangkan keadilan dan kebenaran. Saya berharap, kita semua dapat berpartisipasi membangun kemanunggalan TNI dan rakyat. Seperti disampaikan Ketua PWI Bengkulu tadi, ketajaman pena itu sangat kuat, apalagi dengan dibuktikan bukti otentik dokumentasi gambar, rekaman audio maupun video. Sebab itu, harapan kami, media massa di Bengkulu dapat melaksanakan tugas dan profesinya sesuai kode etik maupun undang-undang yang berlaku, dan terus bersinergi bersama TNI dan rakyat,” tegas Danrem.

      Sebelumnya Ketua PWI Provinsi Bengkulu Zacky Anthony SH, MH dalam sambutannya dia menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan coffe moorning yang dilakukan oleh Korem 041 Gamas, “Kita sangat mengapresiasi atas kegiatan yang dilakukan oleh Korem 041 Gamas dimana sejak kejadian OTT tahun lalu sudah sangat jarang ada kegiatan seperti ini. Lewat coffe mooning ini semoga bisa menjadi wadah untuk kita mendiskusikan hal-hal yang terjadi di Bengkulu secara umum dan mendapatkan solusi terbaik. Sebab selama 15 tahun saya menjadi wartawan banyak sebagian besar persoalan itu diselesaikan lewat dialog duduk bersama,” kata Zacky.

      Dalam coffe moorning nampak hadir pimpinan dari berbagai media massa GM RADAR BENGKULU Syah Bandar, GM RBTV Pihan Pino, GM RB Koran Marsal Abadi, Pimred BE Koran, Kepala LPP RRI, perwakilan dari TVRI Bengkulu serta pimpinan surat kabar mingguan lainnya. (idn/rsm)