Pasti Menang! Mulai Dipanggil Wawali, Dedy Bernyanyi

Featured Kota Bengkulu Politik

RBO,BENGKULU – Insya Allah menang dan segera dilantik. Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu nomor urut 3, H. Helmi Hasan, SE-Dedi Wahyudi, SE, MM (HD) tetap unggul dalam perolehan suara Pilwakot dari hasil manapun. Pleno tingkat Panitia Pemilu Kecamatan (PPK) telah resmi menetapkan pasangan Helmi-Dedy sebagai pemenang. Tinggal selangkah lagi pleno KPU Kota Bengkulu untuk menetapkan Helmi-Dedy sebagai Walikota dan Wakil Walikota.
Kemarin (Minggu 1/7) Dedy Wahyudi, SE, MM telah dipanggil Wawali oleh masyarakat Kota Bengkulu. Pukul 11.30 WIB Minggu Dedy menghadiri uangan pesta pernikahan Fitri Wulansari, S.Pd dan Teddy Safutra, S.HI, di belakang Puskesmas Jalan Gedang. “Kami mohon Pak Wawali untuk menyumbangkan suara emasnya,” ujar pembawa acara yang disambut tepuk tangan meriah segenap hadirin.
Sesaat kemudian Dedy naik ke panggung didampigi istri tercinta Dian. Dengan memakai batik, Wawali bernyanyi untuk menghibur ratusan undangan di pesta pernikahan guru MTSN 1 Bengkulu itu. Dedy dan Dian membawa lagu Jangan Ada Dusta (Broery Marantika-Dewi Yul). Dengan santai dan kelihatan tenang keduanya tampak senyum-senyum puas menghibur keluarga yang lagi bahagia itu. Usai bernyanyi Dedy-Dian tampak pula menyalami satu persatu undangan sambil melanjutkan pesta berikutnya.

Mulai Gugat
Disisi lain Tim Kuasa Hukum Paslon nomor urut 4, Ir. Patriana Sosialinda-Mirza, SH, M.Kn (Linda-Mirza) menemukan dugaan pelanggaran dan akan melapor ke Panwaslih. Berdasarkan pleno rekapitulasi perolehan suara tingkat PPK di 9 Kecamatan dalam wilayah Kota Bengkulu yang berlangsung 2 hari sejak Jumat (29/6) dan Sabtu (30/6), diketahui Paslon Helmi-Dedy unggul dalam perolehan suara dibanding 3 Paslon lainnya. Dimana Paslon nomor urut 3 yang diusung 3 Partai Politik (Parpol) yakni, PAN, Gerindra, dan Demokrat ini meraup 44.449 suara dalam Pilwakot Rabu (27/6) lalu. Kemudian disusul Paslon Linda-Mirza nomor urut 4 yang diusung Parpol, diantaranya Golkar, PDI Perjuangan, dan Hanura dengan raihan perolehan sebanyak 36.584 suara. Perolehan suara terbanyak ketiga diraih Paslon nomor urut 1, David Suardi-Baksir yang maju melalui jalur independent yakni 29.683 suara. Terakhir Paslon nomor urut 2, Hj. Erna Sari Dewi-Ahmad Zarkasih yang diusung Partai Nasdem, PPP, dan PKS meraup 22.699 suara.
Disisi lain pasca pleno tingkat PPK tersebut, Tim Kuasa Hukum Paslon Linda-Mirza memastikan bakal melapor ke Panwaslih Kota Bengkulu. “Laporan itu kita sampaikan lantaran banyaknya dugaan pelanggaran yang dilakukan baik penyelenggara ataupun Paslon lain dalam proses pesta demokrasi berupa Pilwakot Bengkulu lalu,” ungkap anggota Tim Kuasa Hukum Paslon Linda-Mirza, Deden Abdul Hakim, SH, Minggu (1/7).
Menurut Deden, laporan itu disampaikan setelah pihaknya menemukan dugaan-dugaan pelanggaran yang cenderung mengarah pada ketidakprofesionalan pelenyelenggara. “Sehingga hal itu malah menguntungkan Paslon lain. Jadi berdasarkan penilaian kita sangat patut diduga pelenyelenggaraan Pilwakot Bengkulu 2018 cacat prosedur,” demikian Deden.
Sebelumnya, Kuasa Hukum Paslon Helmi-Dedi, Agustam Rachman, SH mengajak semua pihak terkhusus masing-masing Paslon dapat menerima hasil Pilwakot, tanpa harus berlanjut dengan sengketa.
“Sehingga pembangunan Kota Bengkulu dapat segera dilanjutkan, yang semata-mata demi semakin baiknya pembangunan kota kedepan,” harap Agustam.(idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *