Seluruh Pabrik CPO di Mukomuko “Kangkangi” Pergub

Featured Mukomuko

RBO >>  MUKOMUKO >> Sesuai apa yang ditegaskan oleh Kepala Dinas Tanamam Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, Ir. Ricky Gunawan yang disampaikannya melalui pemberitaan di  radarbengkuluonline.com Selasa (3/7) bahwa seluruh perusahaan pabrik CPO wajib membeli tandan buah segar (TBS) petani dengan harga Rp 1.200 toleransi 5 persen. Menurut Kadis TPHP Provinsi Bengkulu tersebut, harga ketetapan itu sudah mulai berlaku mulai Selasa (3/7) kemarin.

      Untuk memastikan apakah pabrik-pabrik CPO di Mukomuko sudah menerapkan harga beli sesuai dengan harga ketetapan yang dituangkan dalam Peraturan Gubernur ini, RBI mengkonfirmasi Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko.

      Ternyata, Selasa (3/7) kemarin, seluruh pabrik masih memberlakukan harga 2 Juli kemarin yang semuanya dibawah harga ketetapan setelah dipotong toleransi 5 persen alias di bawah Rp 1.140.

      “Kami juga sudah mendapat Pergub tentang harga ketetapan TBS di Bengkulu. Tadi sudah kami telfon pihak-pihak pabrik. Kata mereka, harga masih sama dengan kemarin. Artinya belum ada kenaikan. Semua masih di bawah harga ketetapan,” ungkap Kasi Perizinan dan Kemitraan Bidang Perkebunan Distan Kabupaten Mukomuko, Sudiyanto Selasa (3/7) via telfon.

      Jika melihat harga beli pabrik-pabrik CPO Senin (2/7) kemarin, satu pabrikpun tidak ada yang menyentuh harga Rp 1.100. Kondisi seakan mencerminkan pabrik-pabrik CPO di Mukomuko “mengangkangi” Peraturan Gubernur Bengkulu.

      Untuk diketahui, harga-harga beli pabrik CPO mulai dari Senin (2/7) – Selasa (3/7) PT. SAPTA Rp 950, PT. USM Rp 1.050, PT. KSM  Rp 1.030. Kemudian PT.MIL Rp 1.030, PT.KAS Rp 1.030. Selanjutnya PT. AMK  Rp 1.025. PT. SSS Rp 1.030, PT. SAP Rp 1.040, PT. DDP Rp 1040, PT. BMK Rp 1060 dan PT.MPRA Rp 1.020. (sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *