Ditanya Soal Peluang Maju Pilgub, Senator Mohon Restu 2019

Featured Nasional Pemda Provinsi Politik

Riri Ingin Lanjutkan Perjuangan DPD

RBO, BENGKULU – Bergulirnya wacana Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2020 mendatang, kembali menghangatkan suhu politik yang sempat mendingin usai Pemilihan Walikota 2018 di Bengkulu. Sejumlah nama digadang-gadang layak untuk tampil dalam Pilgub 2020 tersebut. Diantaranya adalah petahana yang kini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Rohidin Mersyah, Bupati Bengkulu Tengah Ferry Ramli, Bupati Lebong Rosjonsyah, dan Senator termuda Indonesia, Riri Damayanti John K. Latief.

Plt. Gubernur Rohidin Mersyah dinilai telah melakukan suksesi dengan mengambil tongkat komando tertinggi Partai Golkar di Bengkulu. Sementara Ferry Ramli dan Rosjonsyah dinilai memiliki kans dan basis karena telah sama-sama menjabat sebagai bupati dua periode di daerah masing-masing. Sedangkan Riri Damayanti John K. Latief dinilai memiliki basis yang menyebar se Provinsi Bengkulu dan memiliki kiprah yang baik serta mampu mengukir sejarah ketika menjadi Senator termuda Indonesia yang tiga kali memimpin sidang penting di DPD RI.

“Diberikan amanah oleh masyarakat Bengkulu dengan jabatan apapun insya Allah kita raih bersama, giring bersama, dan untuk kepentingan bersama,” ungkap Riri secara diplomatis ketika ditanya mengenai kansnya ikut maju dalam Pilgub Bengkulu 2020 mendatang, Jumat (6/7).

Riri menegaskan, saat ini ia masih fokus untuk menyelesaikan tugas-tugasnya sebagai Senator DPD RI. Menurutnya, sejumlah pekerjaan masih menunggu untuk diselesaikan. Seperti perbaikan tata kelola pendidikan, kesehatan, keolahragaan, kepemudaan, dan lain sebagainya.

“Untuk 2019 nanti saya mohon restu dan dukungan warga masyarakat untuk melanjutkan ikhtiar yang selama ini saya jalankan sebagai anggota DPD RI. Saya selalu siap mengemban amanah rakyat,” tegasnya.

Riri Damayanti John Latief, S.Psi adalah senator termuda Indonesia. Usianya 24 tahun ketika dilantik sebagai anggota DPD RI pada 1 Oktober 2014. Dengan niat mengabdikan diri untuk membangun tanah kelahirannya, berbagai upaya telah dan terus akan dilakukan oleh anak pertama pasangan John Latief dan Leni Haryati ini.  Ratusan desa telah didatangi oleh perempuan kelahiran Bengkulu, 4 Februari 1990 itu. Ia menelusuri setiap permasalahan secara langsung dari sumbernya. Menyalami petani, bertatap muka dengan nelayan, berdiskusi dengan mahasiswa, menjabat tangan para buruh dan pekerja, memastikan bahwa ia memang membawa suara rakyat Bengkulu yang telah memberikannya amanah.

Untuk diketahui, pelaksanaan Pilgub Bengkulu 2020 akan digelar secara serentak se Indonesia bersamaan dengan daerah-daerah yang telah menyelenggarakan Pilkada serentak 2018, namun pasangan calon tunggal yang maju kalah dengan kotak kosong.(idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *