Desember 2018, Ikal SMPN 2 Kota Bengkulu Gelar Reuni Akbar

Desember 2018, Ikal SMPN 2 Kota Bengkulu Gelar Reuni Akbar

BERBAGI
Iwan/RBO Pelantikan Pengurus Ikal SMPN 2 Kotsa Bengkulu yang digelar di Grage Hotel Bengkulu, Minggu (8/7) terlihat meriah dan mereka bersemangat sambil berfoto bersama

Hero Heto : PPDB Sistem Zonasi Jangan Lupakan Prestasi

RBO >>  BENGKULU >>  Guna menyatukan visi misi dan untuk kemajuan SMPN 2 Kota Bengkulu, pengurus Besar (PB) Ikatan Alumni (Ikal) SMPN 2 Kota Bengkulu melaksanakan Musyawarah Kerja (Muker) ke – 1 sekaligus pelantikan pengurus PB Ikal SMPN 2 Kota Bengkulu periode masa kepengurusan 2018-2021.

       “Jadi kegiatan kita hari ini pelantikan pengurus sekaligus rapat kerja. Muker pertama guna membahas agenda kegiatan Ikal SMPN 2 kedepannya. Terbentuknya Ikal SMPN 2 Kota Bengkulu ini awalnya dari hasil Mubes kita beberapa bulan lalu dan untuk menyatukan visi misi para alumni SMPN 2 untuk ikut bersama-sama memajukan SMPN 2 Kota Bengkulu, dimana Ikal ini kita kumpulkan mulai dari angkatan pertama tahun 1980 lalu hingga sekarang. Jumlah alumni SMPN 2 sudah ribuan, bahkan mencapai puluhan ribu dan tersebar bukan hanya di Indonesia, bahkan ada yang diluar negeri,” ungkap Ketua Umum PB Ikal SMPN 2 Kota Bengkulu Hero Heto usai pelantikan di Grage Hotel, Minggu (8/7).

      Dijelaskan oleh Hero Heto, sejak awal berdirinya SMPN 2 Kota Bengkulu, sampai sekarang sekolah menengah pertama yang lokasinya berhadapan langsung dengan GOR Sawah Lebar ini selalu menjadi sekolah favorit dengan berbagai pencapaian yang luar biasa sudah ditorehkan sebelumnya.

“Berdasarkan anggaran dasar Ikal SMPN 2, maka kami menganut empat prinsip. Pertama, kita merupakan organisasi paguyuban yang menghimpun seluruh alumni. Kedua, kita adalah organisasi yang independen. Tidak berafiliasi pada partai politik . Ketiga, Ikal ini terbentuk dari keberagaman, usia, latar belakang suku, ras dan agama. Dan keempat, kita hidup diruang sosial. Artinya, ada tanggungjawab sosial terhadap lingkungan,” jelasnya.

      Kemudian terkait sistem PPDB saat ini, dimana pemerintah menerapkan sistem prestasi, dan zonasi, Hero Heto yang juga merupakan anggota Komite SMPN 2 itu menegaskan, pihaknya mendukung sistem penerimaan peserta didik baru saat ini . Hanya saja, menurutnya yang namanya prestasi tetap tidak boleh dilupakan.

“PPDB itu, kalau menurut saya boleh zonasi. Tapi juga tetap harus diperhatikan prestasinya. Kebanyakan saat ini karena sistem zonasi semuanya direkrut, sehingga prestasi dan kualitas sekolah sedikit terabaikan,” tutupnya.

Dalam Muker Ikal SMPN 1 tersebut nampak dihadiri Ketua Dewan Pembina yang juga Bupati Lebong Rosjonsyah. Juga Kepsek SMPN 2 Kota Bengkulu, Susnaini Julita M.Pd.

      Selain itu, dalam waktu dekat pada Bulan Desember tahun 2018 ini PB Ikal SMPN 2 Kota Bengkulu telah mengagendakan kegiatan reuni akbar yang akan diikuti oleh ribuan alumni. (idn)