Akhirnya Pemkab Mukomuko Tegur Pabrik CPO

Featured Mukomuko

RBO >>  MUKOMUKO >>  Beberapa hari yang lalu masyarakat mempertanyakan sikap Pememerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko terkait anjloknya harga tandan buah segar (TBS) di daerah ini. Hal ini juga dilatar belakangi sejumlah daerah lain, Kepala Daerahnya telah memanggil pihak perusahaan pabrik CPO di daerah masing-masing guna mempertanyakan harga TBS. Sedangkan Pemkab Mukomuko terkesan belum ambil sikap.

Selain itu, sepekan terakhir ini, seluruh pabrik CPO di Kabupaten Mukomuko belum membeli TBS petani dengan harga ketetapan Pemprov Bengkulu, yakni Rp 1.200. Harga ketetapan ini berlaku sejak tanggal 2 Juli lalu.

“Kita sudah pertanyakan itu secara lisan dan kita minta pabrik menyesuaikan harga beli mereka dengan harga ketetapan,” sampai Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, Arif Isnawan, S.Pt. melalui Kasi Perizinan dan Kemitraan Bidang Perkebunan, Sudiyanto saat dimintai keterangan kamarin.

Terpantau, Bidang Pekerbunan Distan Mukomuko kemarin pagi sedang menyiapkan surat yang akan disampaikan kepada perusahaan-perusahaan pabrik CPO. Saat ditanya, prihal surat yang ditandatangani oleh Sekda Mukomuko, Syafkani  tersebut ternyata surat teguran bagi pabrik-pabrik CPO di Mukomuko.

“Ya ini surat untuk pabrik. Isinya teguran karena seminggu ini pabrik CPO belum membeli sawit masyarakat sesuai harga ketetapan Pemprov Bengkulu,” ujar Sudiyanto.

Ia menambahkan, sebetulnya Pemkab Mukomuko akan memanggil seluruh pabrik CPO Rabu (11/7). Hanya saja dibatalkan lantaran dihari yang sama seluruh pabrik CPO di Bengkulu dipanggil Gubernur.

“Surat undangan sudah kita siapkan. Tapi kita mendapat pemberitahuan bahwa pabrik CPO bakal dipanggil Gubernur. Jadi, kita batalkan. Kemungkinan terkait harga sawit ini akan dibahas sekalian di Bengkulu karena Dinas Pertanian kita juga diminta hadir,” pungkasnya. (sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *