Nelayan Bantal Terkesan Malas Masukan Proposal Pengganti Trawl

Featured Mukomuko

RBO >>  MUKOMUKO >>  Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mukomuko mengungkapkan, saat ini baru terdapat 34 proposal pengajuan pergantian alat tangkap trawl ke alat tangkap ramah lingkungan  dari nelayan Bantal, Kecamatan Teramang Jaya, Mukomuko.

‘’Padahal jumlah nelayan daerah itu yang menggunakan trawl mencapai 137 orang,’’ kata Sekretaris DKP Kabupaten Mukomuko, Rahmad Hidayat, S.Pi saat dikonfirmasi radarbengkuluonline.com kemarin.

      Kondisi ini, lanjutnya, seakan menggambarkan nelayan Teramang Jaya pengguna trawl mengusulkan proposal pergantian alat tangkap trawl ini agak berat.

      Diungkapkan Rahmad, sampai saat ini, nelayan daerah tersebut masih menggunakan trawl saat melaut. Padahal pihaknya sudah berupaya mengingatkan nelayan untuk tidak menggunakan trawl dan segera mengusulkan proposal pengganti trawl.

      “Artinya kan masih ada 103 nelayan lagi yang belum mengajukan proposal. Kita tunggu dulu niat baik dari mereka,” ujarnya.

      Saat ini pihak DKP masih melakukan pendekatan persuasif supaya nelayan trawl di Teramang Jaya bersedia mengganti alat tangkap trawl dengan alat yang dibolehkan pemerintah.

      Ditanya prihal penertiban trawl di perairan Mukomuko kedepan, Rahmad mengatakan pihaknya bakal melibatkan Polisi Air (Polair) dan TNI AL.

      “Untuk penertiban nanti kami akan koordinasikan dengan TNI AL, Polair dan instansi terkait lainnya,” pungkas Rahamad. (sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *