Pemkab Mukomuko Kembali  Tegur Pabrik CPO

Featured Mukomuko

RBO <<  MUKOMUKO >>  Kasi Perizinan dan Kemitraan Bidang Perkebunan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, Sudiyanto menyatakan, Pemerintah Kabupaten Mukomuko kembali melayangkan surat teguran kepada seluruh pabrik CPO yang beroperasi di daerah ini.

Prihal teguran masih sama. Yakni meminta kepada pabrik CPO untuk patuh tehadap harga ketetapan Provinsi Bengkulu.

      “Isi surat teguran masih sama. Meminta kepada pabrik untuk membeli TBS petani sesuai dengan harga ketetapan dan mentaati kesepakatan bersama 11 Juli lalu,” kata Sudiyanto kepada radarbengkuluonline.com kemarin.

      Surat tegurannya, lanjutnya, akan segera dilayangkan kepada pabrik-pabrik tersebut.

      Sudah dua pekan ini, seluruh pabrik CPO di Mukomuko membeli TBS petani dibawah harga ketetapan sebesar Rp 1.200 per kg dengan toleransi 5 persen.

      “Surat teguran yang pertama itu menindaklanjuti keluarnya harga ketetapan dari Pemprov tanggal 2 Juli lalu. Sedangkan teguran ini menindaklanjuti kesepakatan bersama antara Pemprov, Pemkab dan pihak pengusaha. Sampai saat ini keduanya belum ditaati oleh pihak perusahaan, makanya kita layangkan teguran,” ujarnya.

Sementara itu, hasil koordinasinya dengan pihak pabrik CPO, ada dua pabrik CPO didaerah ini untuk sementara waktu berhenti beroperasi. Pabrik tersebut adalah PT. DDP Lubuk Bento dan PT. KAS.

Menurut keterangan Sudiyanto, berhentinya dua pabrik CPO ini akibat tangki penampungan CPO sudah penuh, namun belum terjual.

“Tapi ini sifatnya sementara. Kalau tangki  sudah bisa diisi lagi, pabrik akan kembali beroperasi. Mereka menungu pengiriman,” ujarnya.

Tambahnya, hanya dua pabrik tersebut yang berhenti beroperasi sementara waktu. Sedangkan pabrik lain masih beroperasi.

“Tidak semua pabrik berhenti beroperasi, bagi petani didekat kedua pabrik PT. DDP dan PT. KAS, bisa menjual ke pabrik lain dulu,” tutupnya. (sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *