Ratusan Miliar “Gagal,” Ekonomi Kita Terganggu

Daerah Pemda Provinsi

 Dewan Desak Proyek Tender Dipercepat

RBO <<  BENGKULU >>  Wakil Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Suharto, SE, MBA sangat menyesalkan kinerja OPD di lingkungan Pemprov Bengkulu. Karena pertengahan tahun anggaran 2018, masih ada ratusan paket proyek APBD belum masuk ke ULP. Jika proyek ini gagal lagi, maka ratusan miliar uang yang tak dimanfaatkan.

“Saya kecewa dengan kinerja OPD di lingkup Pemprov Bengkulu. Karena, masih ada ratusan paket proyek APBD belum masuk ke ULP untuk ditenderkan. Sedangkan tahun anggaran masa efektif tinggal empat bulan lagi,” ujarnya saat diwawancarai radarbengkuluonline.com kemarin.

Politisi dari Partai Gerindra ini menambahkan, jika proyek tersebut tidak segera ditenderkan dalam waktu dekat, maka Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) APBD 2018, akan banyak lagi. Bisa mencapai ratusan miliar. Seperti yang terjadi pada tahun anggaran 2016 dan 2017.

“Untuk apa kita mengesahkan APBD besar-besar kalau tidak bisa membelanjakannya. Selama tiga tahun ini Silpa APBD Provinsi Bengkulu mencapai ratusan miliar, akibat eksekutif tidak bisa membelanjakannya,” ujarnya.

Suharto menambahkan, akibat proyek ABPD Provinsi Bengkulu tidak berjalan secara maksimal, maka sangat berdampak terhadap ekonomi masyarakat daerah ini. Sebab, lapangan kerja berkurang dan peredaran uang sedikit. Hal ini menyebabkan daya beli masyarakat Bengkulu belakangan ini turun tajam.

“Saya berharap OPD di lingkup Pemprov Bengkulu, segera memasukkan proyek-proyek yang ada di instansinya ke ULP untuk dilelang. Sehingga proyek tersebut bisa dijalankan dalam waktu dekat,” ujarnya. (Cw1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *