Baru Sebagian Kecil Nelayan Mukomuko Berani Melaut

Featured Mukomuko

RBO <<  MUKOMUKO >>  Pasca gelombang tinggi melanda perairan Mukomuko mulai tanggal 25 Juli lalu, baru sebagaimana kecil nelayan yang kembali beraktifitas melaut.

      Diungkapkan Japri (40) salah satu nelayan Pantai Indah Mukomuko (PIM), Kelurahan Koto Jaya, Kota Mukomuko mengatakan baru sekitar 25 persen nelayan di daerah itu kembali melaut dari total sekitar 150 nelayan.

“Kalau hari ini (kemarin,red) sudah ada lagi nelayan melaut, tapi belum banyak,”  ujarnya saat diwawancarai radarbengkuluonline.com tadi pagi.

Sejak gelombang tinggi, mayoritas aktifitas melaut nelayan-nelayan terhenti. Namun kemarin gelombang sudah berangsur normal.

“Ada sekitar empat hari nelayan berhenti melaut. Sebagian besar nelayan minim penghasilan alternatif. Mereka betul-betul mengandalkan mencari ikan untuk penghasilan sehari-hari,” sampainya.

Ia berharap, Pemkab Mukomuko dan Pemprov Bengkulu memberikan perhatian terhadap kondisi masyarakat nelayan seperti ini. Kalau bisa pemerintah membuat program yang dapat memancing usaha masyarakat pesisir.

“Jadi nelayan tidak mengandalkan melaut saja. Kalau lagi tidak bisa melaut atau hasil tangkapan kurang, ada penghasilan lain yang bisa diandalkan. Paceklik nelayan itu hampir terjadi setiap tahun,” sebutnya.

Menurutnya, seharusnya nelayan membantu masyarakat pesisir membaik usaha rumahan, serta pelatihan-pelatihan kewirausahaan.

“Kalau masyarakat seperti kami ini harap maklum, mungkin tidak terpikir. Tugas pemerintah mencerahkan, agar membuka pemikiran masyarakat,” demikian Japri. (sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *