Edi Sanusi: Puluhan Warga Enggano Terlantar  di Pulau Baai

Bengkulu Utara Featured

RBO <<  ARGA MAKMUR >>  Terjadinya gelombang tinggi di Samudera Hindia dalam beberapa pekan ini mengakibatkan tidak dapat berlayarnya para nelayan untuk menangkap ikan untuk menafkahi keluarga mereka. Bahkan yang lebih yang menderita akibat cuaca ektrem ini, adalah masyarakat BU yang berada di pulau terluar RI. Yakni Pulau Enggano.

      Bahkan dari konfirmasi Anggota DPRD BU Dapil Enggano, Edy Sanusi dengan radarbengkuluonline.com tadi pagi ia mendapat laporan adanya puluhan warga Enggano yang saat ini terlunta-lunta di Pelabuhan Pulai Baai Bengkulu lantaran lebih dari 2 minggu tak ada penyeberangan reguler ke Enggano.

      ‘’Saat ini saya sedang di Pulau Baai. Saya langsung menuju kesini begitu mendapat laporan adanya keluarga kita warga Enggano yang terlantar lantaran kapal yang akan membawa mereka ke kampung halaman sudah lebih 2 minggu ini tak berangkat karena badai dan gelombang laut yang tinggi,’’ ujar Edi .

       Wakil Ketua Komisi II DPRD BU ini merasa prihatin atas kondisi wang menimpa warga Enggano tersebut.       Dijelasaknnya, dari pengakuan warga yang terlantar di pelabuhan ini, mereka kesulitan untuk medapatkan makanan sehari-hari selama di Pulau Baai. Sebab, keuangan yang menipis. Bekal yang rencananya dibawa pulang pun terpaksa dimakan disini. ‘’Mereka khawatir dengan keluarga mereka yang kekurangan stok pangan di Enggano,’’ujar Edy Sanusi.

      Politisi yang juga Ketua Fraksi PAN di DPRD BU mengharapkan agar pihak pemerintah untuk memberikan perhatian terhadap anak bangsa asal Enggano yang mengalami kesulitan tersebut.

      ‘’Kita tak boleh menutup mata untuk mereka ini. Terutama bagi warga Pulau Enggano yang terdampak dari akibat cuaca ektrem tersebut,’’ ujar Edy Sanusi.(bri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *