Pemkab Diminta Tegas Soal Harga Sawit

Ekonomi & Bisnis Featured Pemda Provinsi

Susilowati : Harus Berani Harga TBS Diatas Rp 1500

RBO <<  BENGKULU >>  Soal polemik harga TBS Sawit yang masih belum juga sesuai kesepakatan Rp 1200 per Kg menurut anggota Dewan Provinsi Bengkulu dari Dapil Mukomuko Susilowati, seharusnya Pemda Kabupaten (Pemkab) tegas terkait hal ini. Sebab, toke maupun perusahaan CPO masih banyak yang membeli TBS dibawah harga yang telah ditetapkan sebelumnya.

       “Agar perusahaan membeli TBS  sesuai kesepakatan, itu semua membutuhkan ketegasan dari pemerintah kabupaten. Dulu sudah pernah saya katakan, semestinya Pemkab bijak bersikap. Kalau perusahaan mau mendirikan pabrik Sawit seperti di Mukomuko, maka mereka harus sanggup membeli harga TBS sesuai kesepakatan,” pinta Susilowati saat ditemui radarbengkuluonline.com tadi pagi .

      Bahkan, lanjut anggota Fraksi PDI Perjuangan Provinsi Bengkulu ini, sebagai bentuk konsekuensi komitmen terhadap perusahaan CPO, maka jika berani mendirikan pabrik, maka mereka harus berani dan siap membeli Tbs diatas Rp 1.500.

      “Harus berani. Bahkan di atas Rp 1.500 per kg nya dari petani. Jika tidak, maka artinya perusahaan tersebut bisa dikatakan tidak siap dan pemda kabupaten harus tegas menindaklanjutinya,” tegasnya.

      Seperti di Kabupaten Mukomuko, lanjut Susi, saat ini bahkan harga TBS Sawit Rp 500 per Kg. Dan ini sangat merugikan petani.

       “Kalau di Mukomuko itu hanya BMK dan GGS sekitar seminggu lalu, dan itu pun ada pembatasan untuk pembelian TBS. Sebab alasannya gentong CPO nya penuh. Ditambah lagi mereka memang punya lahan sendiri. Sebab itu, sekali lagi saya tegaskan disini pemkab harus tegas dan arif menyikapi persoalan harga Tbs ini,” pungkasnya. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *