Menteri Agama akan Tingkatkan Honor Penyuluh Agama Non ASN

Menteri Agama akan Tingkatkan Honor Penyuluh Agama Non ASN

BERBAGI
RIO/RBO Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan kata sambutan dan arahannya di hadapan jajaran Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu tadi pagi

RBO >>  BENGKULU >>   Kunjungan Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin untuk melakukan pembinaan terhadap ASN dan penyuluh Agama serta , silaturahmi dengan tokoh agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama di Provinsi Bengkulu  berjalan dengan lancar   di Aula Asrama Haji Provinsi Bengkulu tadi pagi. Selain itu, Menteri Agama juga meresmikan Desa Kerukunan Umat Beragama  dan menandatangani prasasti gedung baru KUA dan Masik Haji di Kecamatan Bang Haji dan Merigi Kelindang, Kabupaten Bengkulu Tengah.

RIO/RBO
Deklarasi tokoh agama dari seluruh penganut agama yang ada terkait penolakan paham radikalisme dan berita hoax

       Dalam acara tersebut, Menteri Agama juga menampung aspirasi yang disampaikan oleh perwakilan Penyuluh Agama dan ASN   jajaran Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu mengenai kendala yang dihadapi saat bertugas.

      Dalam sambutannya, Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan bahwa para penyuluh agama terus diperhatikan kesejahteraannya, khususnya yang Non ASN. Akan tetapi untuk itu harus perlu kajian yang mendalam dari segala aspek dan berkemungkinan untuk tahun depan masih diupayakan untuk meningkatkan honorarium penyuluh agama non ASN di Provinsi Bengkulu dari sebelumnya. Begitu juga  rekrutmen CPNS di Kementerian Agama tetap ada dengan seleksi yang cukup ketat ini.

      “Kementerian Agama RI sedang mengupayakan adanya peningkatan kesejahteraan/ honor oleh penyuluh agama, khususnya non PNS. Ini sedang kita ikhtiarkan dan mudah-mudahan tahun depan meningkat. Namun saya tidak bisa berjanji. Karena, ini bukan saja kewenangan saya, namun  ini harus dihitung dengan matang oleh Bapenas dan Kementerian Keuangan dengan berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan para penyuluh agama.’’

 

RIO/RBO
Foto bersama Menteri Agama RI dengan tokoh agama di Provinsi Bengkulu

       Untuk rekrutmen CPNS, sambungnya tetap ada. Namun, jumlah dan formasinya masih direncanakan dengan tepat dan seleksi yang cukup ketat.

      Kepada para penyuluh agama juga harus berikhtiar. Sehingga kerukunan umat beragama perlu dipelihara. Karena agama berkontribusi  yang sangat besar dan digunakan oleh para tokoh agama dalam mempersatukan masyarakat Indonesia yang majemuk yang tercermin dalam sila-sila Pancasila.

      Kesepakatan yang dilakukan oleh tokoh agama dilandasi oleh pemahaman bahwa agama dapat menjaga harkat dan martabat  ditengah-tengah masyarakat yang ini sejalan dengan ajaran agama. Harapan dari semua ini kepada penyuluh agama dalam menjalin kerukunan umat beragama dalam menjalin kerukunan umat juga harus mengembalikan esensi agama kepada yang sebenarnya.

      Hal senada disampaikan oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Drs. Bustasar.,M.S.,M.Pd. Ia mengatakan bahwa menurutnya kerukunan umat beragama di Provinsi Bengkulu sangat kondusif. Ini dilihat tidak pernah terjadinya perselisihan/ konflik antar agama selama sepuluh tahun terakhir dan hidup rukun dalam menjalankan ajaran agamanya, sehingga proses pembangunan dapat berjalan sesuai dengan tujuan dapat terwujud.

      Hal tersebut, lanjutnya, tidak lepas dari peran aktif para tokoh agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama yang mempunyai peran strategis dalam menyebarkan kedamaian dalam menghadapi tahun politik.

 Dalam peresmian Desa Kerukunan Umat Beragama, yakni Desa Rama Agung Kabupaten Bengkulu Utara merupakan bentuk nyata bahwa kerukunan agama yang terjalin sangat harmonis di Provinsi Bengkulu. Bukan antara 2 agama saja, melainkan dari kelima agama yang hidup berdampingan dan saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat dan konsisten dalan menjalankan ajaran agama mereka masing-masing.

      Selain itu juga peresmian gedung Kantor Urusan Agama dan Manasik Haji di dua kecamatan. Yakni Kecamatan Bang Haji dan Kecamatan Merigi Kelindang, Kabupaten Bengkulu Tengah yang merupakan bantuan dari Kementerian Agama demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang tercermin dalam 5 budaya kerja Kementerian Agama.(Ae-4)