Belajar Adat dan Budaya, Puluhan Pelajar Bengkulu di Kirim ke Mamuju

Belajar Adat dan Budaya, Puluhan Pelajar Bengkulu di Kirim ke Mamuju

BERBAGI
IST/RBO: Direksi Bank BTN, Dasuki Amsir bersama Penjabat Walikota Bengkulu, Budiman Ismaun melepas kontingen (SMN) asal Bengkulu ke Mamuju Sulawesi Barat, Jumat (3/8).

RBO, BENGKULU – Negara Indonesia dikenal dengan keragaman adat dan budayanya. Untuk mengenal adat dan budaya nusantara sejak dini perlu ditanamkan pengetahuan dan pemahaman mengenai adat dan budaya nusantara itu sendiri.

Oleh karenanya sebanyak 23 orang pelajar se-Provinsi Bengkulu, di kirim ke Mamuju, Sulawesi Barat. Para pelajar tersebut mengikuti program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) dan misinya adalah belajar adat istiadat dan budaya yang ada di Sulawesi Barat.

Direksi Bank BTN, Dasuki Amsir mengatakan, pihaknya menghadirkan program BUMN hadir untuk negeri, sekaligus bertepatan dengan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kemerdekaan RI, BTN memberangkatkan sebanyak 23 pelajar di Provinsi Bengkulu ke Mamuju, Sulawesi Barat, selama 12 hari. “Program BUMN hadir untuk negeri ini telah berjalan sejak tahun 2015 yang diinisiasi Kementrian BUMN dengan tujuan untuk menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air kepada generasi penerus bangsa,” kata Dasuki kepada jurnalis, Jumat malam (27/8).

Dasuki berharap para pelajar Bengkulu yang dikirim tersebut, selama berada di Sulawesi Barat, mendapatkan pengalaman berharga dengan belajar dan mengeksplor seni dan budaya daerah, serta bisa mengenal beragam potensi ekonomi dan wisata daerah yang ada disana. “Kami berharap para pelajar tersebut memanfaatkan waktunya disana untuk belajar budaya dan adat disana,” sampai dia.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bengkulu Bidang Kesra dan SDM, Rusdi Bakar, M.Pd  mendukung penuh kegiatan ini dan diharapkan selama berada di Mamuju, mereka bisa menyesuaikan diri serta menjaga nama baik Bengkulu. “Pemerintah mengapresiasi program ini dan berharap perwakilan pelajar Bengkulu yang berkunjung sana, mampu menjadi duta Bengkulu dan ikut mempromosikan Bengkulu. Selain itu para pelajar Bengkulu ini bisa belajar dan mengenali adat istiadat di sana. Apalagi ketika nantinya pelajar dari Mamuju datang ke Bengkulu, juga akan melakukan hal yang sama,” kata Rusdi.

Sebaliknya juga demikian, 23 pelajar dari Mamuju di Bengkulu juga akan dikenalkan situs sejarah yang seperti Benteng Marlborough, rumah Bung Karno, rumah Ibu Fatmawati. Tidak hanya itu, pelajar juga dikenalkan dengan bunga langka Rafflesia Arnoldi.  “Para pelajar Mamuju juga akan ada study tour kebun teh, kebun kopi, pembuatan sirup kalimansi dan mengenalkan Kain Besurek,” sampai Rusdi.

Disisi lain, Penjabat Walikota Bengkulu, Budiman Ismaun mendukung penuh kegiatan ini. Kegiatan SMN ini diharapkan para pelajar Bengkulu bisa menjelajahi atau mengenal nusantara yang sangat luas ini. “Kami berharap partisipasi dari BUMN, agar tidak berhenti disini. Karena selama ini sudah cukup banyak kegiatan sosial, yang berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti renovasi sekolah dan pembangunan taman bacaan, kegiatan positif seperti ini agar bisa tetap dilanjutkan dengan peserta yang lebih banyak lagi,” tutup dia. (hcr)