Bang Ken: Regulasi dan SDM BUMD Perlu Berbenah

Bang Ken: Regulasi dan SDM BUMD Perlu Berbenah

BERBAGI
Anggota DPD RI, H. Ahmad Kanedi, SH, MH bersama peserta yang hadir rapat kerja
BERBAGI:

RBO, BENGKULU – Senator asal Bengkulu, H. Ahmad Kanedi, SH, MH meminta agar sektor pendapatan asli daerah Provinsi Bengkulu dapat meningkat. Untuk mendapatkan masukan mengenai hal itu, kemarin dirinya melakukan rapat pembahasan strategi peningkatan PAD melalui peran UKM Koperasi dan Badan Usaha Milik Daerah. Tujuan ini dalam rangka menerima masukan dan pandangan tentang potensi pendapatan asli daerah.

Dalam pelaksanaan itu dirinya meminta agar Badan Usaha Milik Daerah dapat menjemput bola dalam meningkatkan PAD.¬†“Kita ingin mendengar masukan potensi dan strategi terkait pendapatan asli daerah ini dalam peran UKM Koperasi dan Badan Usaha Milk Daerah,” kata H. Ahmad Kanedi, SH, MH dan yang lebih suka di Panggil Bang Ken ini, kepada jurnalis usai rapat dengan para pemangku kepentingan di sekretariat DPD RI Provinsi Bengkulu, Jumat (10/8).

Menurutnya selama¬† ini BUMD belum maksimal meningkatkan PAD. “Harus menjadi institusi yang bisa menghimpun PAD, selain itu Usaha Kecil Menengah dan Badan Koperasi. Kita mengetahui tiga gambaran ini tidak berkerja dengan baik dan menjadi beban. Kita merekomendasi agar dapat kinerja maksimal,” tambahnya.

Menurutnya ada sektor hasil daerah usaha seperti sektor perternakan dan perkebunan. Dirinya memberikan rekomendasi seperti daerah Kabupaten Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah kawasan tersebut dapat menjadi sentra perternakan telur, sementara itu Kabupaten Seluma dapat dijadikan sektor hewan. Selama ini kinerja BUMD dalam ranah regulasi dan SDM harus dibenahi lagi. Ia juga meminta dalam upaya peningkatan sentra ini tidak ada intervensi dari pihak lain.

“Ini tiga sektor ini merupakan langkah strategis namun harus ada komitmen pemerintah daerah. Untuk lahir BUMD sudah benar, namun pengelolaan masih memprihatinkan karena masih belum independen banyak dicampur eksekutif, berbeda dengan perbankan. Tadi terungkap BUMD masih belum bisa lepas dan belum berjalan maksimal mungkin ada titipan atau dari segi politik. Maka peran pemerintah memberikan kepada yang profesional,” singkat dia. (cw1)