Kapolda: Masyarakat Jangan Resah Soal JAD

Featured Hukum & Kriminal Pemda Provinsi

RBO, BENGKULU – Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs Coki Manurung SH, M.Hum melalui Kabid Humas, AKBP Sudarno S.Sos, MH mengatakan, beberapa hari terakhir ini warga Bengkulu sempat dihebohkan terkait dengan kedatangan tim Densus 88 Mabes Polri yang melakukan penangkapan terhadap 6 orang terduga teroris aliran Jamaah Ansharut Daulah (JAD) pada Jumat,(10/8). Atas kejadian tersebut pihaknya meminta kepada seluruh warga Kota Bengkulu, untuk tidak panik dan takut atas kejadian penangkapan tersebut.

      “Kita harap tidak ada aktivitas masyarakat yang terganggu terkait dengan kejadian pengerebekan atau penangkapan terduga aliran JAD ini,” ucap Sudarno Senin,(13/8).

Jika ada masyarakat yang mendengar atau mengetahui hal-hal yang asing atau mencurigakan sambung Sudarno, agar segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat. Setidaknya dengan segeralah meninggal lingkungan setempat.

      “Intinya kita dari pihak kepolisian dalam hal ini Polda Bengkulu, selalu melalukan patroli, dan memberikan pengawasan kepada masyarakat. Dengan demikian kerja sama dari masyarakat juga sangat diharapkan,” imbuhnya.

      Terkait dengan status WD (warga Kelurahan Pasar Baru), AY (warga jalan Merapi Tebeng), AG (warga Jalan Jeruk Panorama), SA,  ER (warga kelurahan Kebun Dahri), DH (warga Rawa makmur) enam orang yang sudah diangkut dan diamankan tim Densus 88 tersebut, Kabid Humas enggan memberikan komentar. Dia hanya mengatakan proses penangkapan dan lain sebagainya terkait dengan enam orang tersebut sepenuhnya ditangani tim Densus 88.

      “Kita Polda Bengkulu tidak tahu banyak kalau masalah itu, semuanya ditangani tim Desnsus 88. Intinya sekarang ini, kita harap kepada warga Kota Bengkulu, agar tetap tenang dan jangan resah dan takut atas adanya penangkapan 6 orang tersebut,”demikian kata dia.(ide)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *