OJK dan BI Mengedukasi Masyarakat Bengkulu Berinvestasi Aman

OJK dan BI Mengedukasi Masyarakat Bengkulu Berinvestasi Aman

ADIT/RBO Kepala Perwakilan BI Bengkulu, Endang Kurnia Saputra
BERBAGI:

RBO >>  BENGKULU >>  Workshop Penguatan Satgas Waspada Investasi Daerah Bengkulu yang dibentuk   dari sebuah tim kerja dari OJK bekerjasama dengan stake holder di Hotel Splash Kota Bengkulu kemarin berjalan sukses. Dalam acara itu, tim investigasi yang telah dibentuk untuk Daerah Provinsi Bengkulu  yang terdiri dari Kepolisian Daerah Bengkulu, Kejaksaan Tinggi Provinsi Bengkulu, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Bengkulu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bengkulu, Kanwil Kemenag  Provinsi Bengkulu, Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Provinsi Bengkulu, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bengkulu, dan Dinas Perindustrian  dan Perdagangan Provinsi Bengkulu hadir semua.

       Saat ditemui  radarbengkuluonline.com kemarin, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Endang Kurnia Saputra menyampaikan bahwa dengan terbentuknya Satgas Waspada Investasi ini, harapannya  kedepannya Bank Indonesia bersama OJK terus mengedukasi masyarakat Bengkulu dalam kehati-hatian berinvestasi. Dimana sekarang ini maraknya investasi dengan modus yang menjanjikan keuntungan yang jauh lebih besar dari suku bunga bank, bisnis normal dan dalam bentuk lainnya.

       Untuk pengaduan, lanjutnya, nantinya akan diatur oleh OJK sebagai stake holder yang berwenang untuk itu.

      “Kami sebagai anggota Satgas Waspada Investasi yang mana bersama OJK akan terus mengedukasi masyarakat Bengkulu untuk lebih berhati-hati dalam berinvestasi. Apa yang sebenarnya dilakukan dalam kehati-hatian saat berinvestasi. Sekarang ini masih marak modus-modus investasi yang menawarkan/ mengiming-imingkan keuntungan/ return yang melebihi suku bunga bank, bisnis normal dan sebagainya. Nantinya pengaduan dari masyarakat akan diatur oleh OJK sebagai Koordinator Satgas Waspada Investasi ini,” beber Endang Kurnia.

      Hal senada disampaikan Kepala OJK Provinsi Bengkulu, Yan Syafri. Ia menyampaikan bahwa Satgas ini akan terus bekerja dan menindak setiap pelanggaran dalam Sektor Jasa Keuangan. Untuk pengaduan tetap di OJK atau di instansi terkait dengan aduan tersebut dan jika perlu dibawa  ke Satgas akan dilakukan.

      “Masyarakat Bengkulu dapat melaporkan ke OJK atau di Dinas yang terkait dengan itu. Seperti koperasi bisa di Dinas Koperasi. Jika aduan itu memelurkan dibawa ke Satgas, maka akan kita lakukan. Harapan kedepannya Satgas ini dibentuk terkait masalah industri keuangan bisa diselesaikan dengan cepat. Dan paling penting kita mencegah investasi bodong atau sejenisnya, sehingga masyarakat tidak menjadi korban dalam modus investasi yang tidak aman/ rugi,” tegas Yan Sapri.

      Kepada masyarakat, paparnya, dengan maraknya modus investasi yang menawarkan return/ keuntungan diatas suku bunga bank dan bisnis normal lainnya, harus ditelaah dan dipikirkan sebelum masuk dalam modus investasi bodong/ rugi. Dan jika menemukan hal itu, dapat melaporkannya sesuai dengan jenis investasi yang ditawarkan. Seperti koperasi, dapat melapor ke Dinas Koperasi Provinsi atau langsung ke kantor OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Provinsi Bengkulu di Jalan Citandui No. 08 Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu.(Ae-4)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

12 − seven =