Usai Dirawat, Listrik Rumah Bocah Pengidap Liver Dicabut

Featured Seluma

RBO >>  SELUMA >>  Perjuangan keluarga Amir Mahmud warga Desa Rawa Indah Kecamatan Ilir Talo dalam memperjuangkan kondisi anaknya, Aldo (8) yang divonis mengidap penyakit liver belum selesai. Namun, cobaan terus datang menimpanya.

Kali ini, setelah pulang menjalani perawatan medis di RSUD M Yunus Bengkulu,  kondisi rumah keluarga Aldo gelap gulita saat malam hari. Ini lantaran sambungan kilo meter listrik menuju rumah yang terbuat dari papan tersebut sudah dicabut PLN lantaran menunggak pembayaran.

“Saat ini kondisi sambungan listrik ke rumah Aldo sudah di cabut,” kata Suparman, warga Kecamatan Ilir Talo saat dihubungi radarbengkuluonline.com  Selasa (28/8).

Sementara itu, kendati sempat menjalani perawatan medis di RSUD selama beberapa minggu, hingga kini kondisi Aldo yang mengidap penyakit liver komplikasi belumlah membaik. Ini lantaran pihak medis menyarankan agar Aldo segera dirujuk ke rumah sakit di Jakarta guna menjalani operasi. Namun, hal itu terkendala dengan ekonomi keluarga yang berada di bawah garis kemiskinan.

“Aldo masih membutuhkan uluran tangan dari kalangan dermawan untuk biaya pengobatan lebih lanjut,” kata Jaya, warga Rawa Indah.

Saat ini anak ke 3 dari 4 bersaudara ini masih menahan sakit di rumahnya di Desa Rawa Indah. Sejak diberitakan di sejumlah media beberapa waktu lalu, sejumlah kalangan dermawan dan organisasi sosial tengah menggalang dana. Namun sampai saat ini dana yang terkumpul masih terbatas.

“Saya sudah datang ke rumah Aldo. Kondisinya masih membutuhkan perhatian” sampai Tien Safrudin Dahlan, salah seorang kalangan dermawan yang datang kerumah Aldo. (0ne)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *