KKT Kota Bengkulu Desak Cairkan Dana Bantuan Tabut

KKT Kota Bengkulu Desak Cairkan Dana Bantuan Tabut

BERBAGI
Iwan/RBO Rombongan KKT saat menggeruduk Disparekraf Kota Bengkulu, Rabu (12/9)

Puluhan Pembuat Tabut Geruduk Dinas Pariwisata Kota

RBO >>  BENGKULU >>  Pihak KKT Bengkulu tidak main-main dengan ancamannya. Setelah memberikan tenggat waktu hingga pukul 12.00 WIB kemarin (Rabu-red) dan tidak juga ada kejelasan dari pihak Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Bengkulu untuk mencairkan dana bantuan tabut, puluhan anggota KKT pembuat tabut, ikan-ikan dan telong-telong mendatangi  Kantor Dinas Pariwisata Kota Bengkulu.

“Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, kita tunggu niat baik dari Disparekraf Kota Bengkulu untuk mencairkan dana bantuan tabut tersebut. Tetapi sampai hari ini tidak kunjung dicairkan dan tidak ada kejelasannya. Sebab itu, kami datangi Disparekraf dan kita desak segera mencairkan dana untuk pembuatan tabut tersebut,” ungkap Bendahara KKT Bengkulu, Wahyudi, saat mendatangi Kantor Disparekraf, Rabu (12/9).

      Dijelaskan oleh Yudi, dengan belum adanya pencairan dana pembuatan tabut yang telah dianggarkan dari APBD Kota Bengkulu sebesar Rp 300 juta, pihaknya khawatir. Sebab saat ini pelaksanaan tabut telah dimulai, sedangkan bangunan tabut masih belum selesai.

 “Minggu depan tanggal 20 September kita sudah akan penutupan. Jika tidak segera dicairkan dana tabut ini, maka kapan lagi waktunya. Sebab itu kami minta dalam satu dua hari ini agar bisa segera dicairkan. Jika tidak, pelaksanaan kegiatan tabut tahun ini terancam gagal,” jelasnya.

        Sebenarnya, lanjut Yudi, pihaknya sudah setiap tahun melaksanakan kegiatan tabut dan mereka sudah paham bagaimana kewajiban agar dana yang bersumber dari APBD itu bisa cair.

“Kita sudah berulang kali tanyakan kepada Kepala Dinasnya, kenapa kok belum juga dicairkan. Padahal semua prosedur dan syaratnya sudah kami lengkapi. Dimana nyangkutnya dana tersebut?” tutupnya. (iwan)