Tiga Desa di Kepahiang Dibuat Pasar Tradisional

Tiga Desa di Kepahiang Dibuat Pasar Tradisional

Panen Jagung Bersama
BERBAGI:

RBO, KEPAHIANG – Akhir tahun 2018 ini dipastikan 3 pasar yang dibuat di tiga desa saat ini telah difungsikan. Ini setelah Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kepahiang memastikan pembangunan pasar tradisional tuntas pengerjaannya pada November nanti.

      Kabid Perdagangan pada Disperindag dan UMKM, Joni Mustopa menjelaskan, melalui DAK tahun ini pihaknya membangun pasar tradisional sebanyak 3 titik. Yakni pasar tradisional di Desa Tangsi Duren, Kecamatan Kabawetan, kemudian Pasar Tradisional di Desa Air Selimang dan Talang Babatan, Kecamatan Seberang Musi.

“Sekarang masih lelang. Namun kami yakin 3 pasar itu tuntas pengerjaannya pada November dan akhir tahun sudah bisa difungsikan,” jelasnya.

Joni menjelaskan, masing-masing pasar memiliki anggaran berbeda. Ini disesuaikan dengan rencana pembangunan yang diusulkan. Seperti di Desa Tangsi Duren anggaran yang dikucurkan untuk membangun pasar itu mencapai Rp 1,2 miliar. Kemudian di Talang Babatan Rp 750 juta dan Desa Air Selimang sebanyak Rp 850 juta.

“Dengan nilai kotrak pembangunan sebesar itu, kita harapkan pasar tradisional itu lebih refresentatif dan bisa menampung lebih banyak pedagang. Dengan fasilitas yang tersedia, pedagang dan pembeli bisa lebih nyaman,” ujar Joni. (tan/Kemendes)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

four + ten =