Telat Serahkan LADK, PSI Mukomuko Terancam Dicoret

Featured Mukomuko Politik

Eko Sugianto : Nanti KPU RI Yang Putuskan

RBO, BENGKULU – Setelah tahapan penyerahan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) tanggal 23 September lalu, di Provinsi Bengkulu ada salah satu Partai Politik (Parpol), yaitu DPD PSI Kabupaten Mukomuko yang ternyata telat menyerahkan LADK. Dan akibat keterlambatan tersebut DPD PSI Kabupaten Mukomuko terancam dicoret oleh KPU RI.

“Atas keterlambatan parpol menyerahkan LADK itu, hasil konsultasi kita dengan KPU RI, langkah pertama yang harus dilakukan, kita membuat klarifikasi kenapa partai itu terlambat bersama Bawaslu. Klarifikasi itu sudah kami lakukan dan hasil klarifikasi telah dibuat berita acara. Nanti KPU RI yang akan memutuskan,” ungkap anggota Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi Bengkulu Eko Sugianto SP, M.Si, Rabu (26/9).

      Jika berdasarkan aturan regulasi yang berlaku, lanjutnya, bagi Parpol yang terlambat menyerahkan atau melaporkan LADK, maka sanksinya bisa dicoret dari kepesertaan pemilu. “Kalau risikonya dari KPU, maka bisa didiskualifikasi di Dapil Mukomuko. Tapi keputusannya itu di KPU RI, bukan di daerah. Kita dari KPU provinsi hanya menyampaikan hasil klarifikasi dan dibuat berita acara. Dan kejadian serupa tidak hanya terjadi di Bengkulu. Di beberapa daerah lainnya di Indonesia timur ada yang sama kejadiannya,” terangnya.

      Sebelumnya dari Ketua KPU Kabupaten Mukomuko Irsyad Kamarudin S.Ip membenarkan hal itu. Dimana saat terakhir penyerahan LADK, DPD PSI Kabupaten Mukomuko telat lima menit ketika menyerahkan LADK. “Saat ini belum sampai pada pencoretan. Tapi, kita sudah melaporkan ke KPU RI dan pembatalan itu merupakan ranahnya KPU RI,” tambah Ketua KPU Kabupaten Mukomuko tersebut.

      Sebelumnya dari Ketua DPD PSI Kabupaten Mukomuko, Meky Alka saat dihubungi, dia menyatakan bahwa DPD PSI Kabupaten Mukomuko tetap akan menjadi peserta pemilu legislatif tahun 2019 dan seluruh persyaratan termasuk LADK sudah mereka serahkan. “Kita sudah mendapat tanda terima dari KPU, dan kami yakin tetap akan diakomodir sebagai peserta pemilu di Mukomuko. Terkait keterlambatan itu karena saat itu hari hujan,” singkatnya. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *