Anggarkan Premi Asuransi Nelayan Mukomuko di APBD

Featured Mukomuko

RBO >>  MUKOMUKO >>  Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mukomuko mengusulkan anggran dana premi asuransi nelayan pada  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 mendatang. Hal itu dilakukan lantaran program asuransi nelayan tidak lagi dibiayai Pemerintah Pusat.

“Dua tahun terakhir program asuransi nelayan ini dibiayai oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (Kemen-KP RI), tapi itu tidak berlanjut. Makanya kita usulkan di APBD kita,” kata Kabid Perikanan Tangkap DKP Mukomuko, Nassyriadi, S.Pi kepada radarbengkuluonline.com kemarin.

Pihaknya mengusulkan dana sebesar Rp 250 juta di APBD untuk membiayai  sebanyak 1.596 premi asuransi nelayan. Namun hanya disetujui sekitar Rp 70 juta. Angka Rp 70 juta itu telah tercantum dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

“Rp 250 juta yang kita usulkan itu untuk pembiayaan 1.596 asuransi nelayan dengan nilai premi Rp 100 ribu,” jelas Nas.

Kata Kabid, saat ini pihaknya sedang menjalin komunikasi dengan pihak perusahaan asuransi guna mencari nilai premi yang bisa mencover 1.596 nelayan dengan total pagu anggaran sebesar Rp 70 juta tersebut. Dijelaskannya, dengan anggaran yang minim ini, risikonya menurunnya nilai klaim yang menjadi hak nelayan.

“Kalau preminya kecil, hak klaimnya juga kecil. Mungkin selama dibiayai Pemerintah Pusat dua tahun ini dengan nilai premi Rp 100 ribu per nelayan, nilai klaim misalnya untuk meninggal dunia mencapai Rp 100 juta, dengan premi Rp 75 ribu ini hanya mendapat Rp 50 juta. Lebih kecil lagi premi yang dibayar nanti, lebih kecil pula hak atas klaim,” jelas Nas.

Untuk sementara, nilai premi terkecil pada perusahaan asuransi yang selama ini bekerjasama dengan Pemerintah sebesar Rp 75 ribu. Jika angka premi sebesar tersebut dana Rp 70 juta itu hanya dapat mencover sebanyak 760 asuransi nelayan.

“Kita lagi mencari nilai yang pas dan bisa membiayai asuransi nelayan yang selama ini sudah berjalan. Nelayan kita selama ini sudah merasakan manfaat dari asuransi ini,” pungkas Nassyriadi. (sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *