Golkar dan PDIP Tindak Tegas Kader Pembelot

Ekonomi & Bisnis Featured Hukum & Kriminal Pemda Provinsi Politik

Rohidin Mersyah : Cupli Sudah Dipecat Golkar

RBO, BENGKULU – Dalam kontestasi Pilpres yang akan diselenggarakan pada bulan April tahun 2019 berbarengan dengan Pileg, dari Partai Golkar dan PDI Perjuangan menyatakan sikap tegas terhadap kader yang membelot tidak satu arah dukungan dalam Pilpres.

“Saya kira tindakan partai tegas. Ketika ada kader yang melanggar ketentuan yang sudah ditetapkan oleh keputusan partai, saya kira itu pelanggaran berat. Dan yang terjadi di Bengkulu itu, kita sudah panggil. Dua orang kader kita itu tertipu, bahkan ada isunya mereka itu dibayar. Keduanya sudah kita panggil serta klarifikasi, dan Pak Cupli dan Fadli yang mendeklarasikan Go Prabu di Jakarta mereka sudah dipecat Partai Golkar, sehingga keduanya tidak berhak lagi menggunakan atribut maupun aturan-aturan yang berlaku dalam Partai Golkar,” tegas Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, Dr drh H. Rohidin Mersyah MMA saat ditanyai terkait adanya dua orang kader yang juga Caleg Partai Golkar di Kabupaten Bengkulu Tengah yang mendeklarasikan diri menjadi relawan Golkar Prabowo-Sandiaga Uno (Go-Prabu), Jumat (5/10).

      Sementara itu, dari Koordinator nasional Go Prabu yang sebelumnya juga merupakan Caleg Golkar untuk DKI Jakarta, Cupli Risman S.Sos saat dikonfirmasi terkait pemecatannya sebagai kader Partai Golkar, dia tidak menjawabnya. Hanya saja dia menegaskan siap dan tidak takut.

       “Kami tidak takut dengan segala ancaman serta intimidasi,” tegas Cupli.

      Adapun dari DPD PDI Perjuangan Provinsi Bengkulu, Ketua DPD Hj. Elva Hartati Murman S.Ip, MM dia pun pernah menegaskan, di PDIP itu tegas. Jika ada kader yang membelot atau mbalelo, maka sesuai instruksi DPP, sanksinya tegas. “Kita tegas terhadap kader yang tidak taat. Sanksinya akan ditarik KTA nya. Dan arah kita sudah jelas, untuk Pilpres. PDIP tegas mendukung Ir. Joko Widodo sebagai Capres. Sebab Pak Jokowi merupakan kader terbaik untuk memimpin negeri ini. Sampai saat ini, kader dan anggota kita di Bengkulu semuanya masih satu komando satu arah dukungan,” tegas Elva Hartati. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *