Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Korban Gempa Diprioritaskan

Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Korban Gempa Diprioritaskan

BERBAGI
Ist/Rio/RBO Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif disaat mengunjungi langsung Tenaga Kerja korban gempa Palu, Sulteng
BERBAGI:

RBO >>  BENGKULU >>   Pasca gempa dan gelombang tsunami yang melanda wilayah Palu, Donggala dan Sigi, yang berkekuatan 7,7 SR berpusat di laut Donggala yang mengakibatkan tsunami di Pantai Palu, Sulawesi Tengah sempat melumpuhkan aktivitas ekonomi dan sosial yang ada di Kota Palu terus dapat perhatian dari BPJS Ketenagakerjaan.

      BPJS Ketenagakerjaan melalui Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu, Y Aris Daryanto dalam rilisnya kepada radarbengkuluonline.com kemarin menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan telah melakukan layanan tanggap darurat dengan melakukan layanan jemput bola berupa pendataan langsung ke perusahaan peserta yang terkena dampak gempa dan tsunami dengan menurunkan Tim Tanggap Darurat untuk membantu Kantor Cabang Palu dalam memberikan pelayanan kepada para peserta.

      Seperti yang disampaikan oleh Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif disaat kunjungan menjenguk David Lecky yang merupakan salah satu  peserta yang terjatuh dari lantai 7 Hotel Roa Roa, BPJS Ketenagakerjaan akan selalu tanggap dan cepat dalam memberikan perlindungan bagi peserta, baik umum maupun Tenaga Kerja dalam proses penyembuhan akan kecelakaan kerja yang menimpanya sampai sembuh.

“Saudara David sedang melakukan ativitas pekerjaan sebagai staf engineering saat gempa terjadi.  Musibah yang menimpa David masuk dalam lingkup kecelakaan kerja dan harus segera mendapatkan pengobatan tanpa batasan biaya sesuai dengan indikasi medis,”ujar Krisna.

Krishna juga menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BPJS Ketenagakerjaan berupa kebutuhan pokok yang dapat dipergunakan untuk  kebutuhan hidup sehari-hari kepada David dan keluarga.

Dari data terakhir BPJS Ketenagakerjaan yang didapat dari Kantor Cabang Palu pada tanggal 30 September 2018, tenaga kerja aktif di Kota Palu sebanyak 31.547 tenaga kerja, Kabupaten Donggala sebanyak 4.146 tenaga kerja dan Kabupaten Parigi sebanyak 5.470 tenaga kerja. Hal ini direspon dan mengunjungi langsung perusahaan-perusahaan yang ada disana untuk memberikan penjelasan mengenai metode layanan BPJS Ketenagakerjaan pasca gempa, sehingga bagi peserta tetap mendapatkannya dimana mereka berada disaat evakuasi maupun kembali ke daerah asalnya.

“Kami terus melakukan pendataan dengan mengunjungi langsung ke perusahaan dan mengimbau kepada para peserta dan perusahaan yang terkena dampak akibat gempa dan tsunami Palu, Donggala dan Sigi, agar segera melaporkan diri kepada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palu atau menghubungi nomor: (0451) 481212 untuk mendapatkan pelayanan.  Termasuk peserta yang sudah kembali ke kampung halaman, agar mendapatkan layanan di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan yang terdekat dengan domisilinya” ,pungkas Krishna.(Ae-4/rls)