Caleg DPR RI NasDem Bantu KPU Sosialisasikan Pemilu

Caleg DPR RI NasDem Bantu KPU Sosialisasikan Pemilu

BERBAGI
Iwan/RBO: Hj. Leny Haryati John Latief SE, M.Si bersama Ketua DPW NasDem H. Dedy Ermansyah SE. dan warga

Leny John Latief: Kalau DPR RI Kertas Suara Warna Kuning

RBO, BENGKULU – Kalau sebelumnya dari beberapa Caleg DPR RI Dapil Provinsi Bengkulu ada yang merasa cukup kesulitan dengan regulasi pemilu yang berlaku saat ini, dimana untuk sosialisasi seperti pemasangan dan ukuran APK jadi kendala, lain halnya dengan Caleg DPR RI dari Partai NasDem Hj. Leny Haryati John Latief SE, M.Si. Dia mengaku tidak terkendala dalam proses sosialisasi saat ini.

“Alhamdulillah, kalau saya selama kita turun sosialisasi beberapa bulan terakhir, tidak ada kendala. Saya terus sosialisasi sekaligus membantu penyelenggara dan pemerintah mensosialisasikan pemilu. Seperti ketika saya ikut hadir dalam reses anggota dewan Provinsi Bengkulu dari Fraksi NasDem, disana saya sampaikan informasi tentang pemilu yang harus diketahui oleh masyarakat umum,” ungkap Leny John Latief saat diwawancarai radarbengkuluonline.com, Minggu (14/10).

      Dijelaskan oleh Leny, dalam pemilu tahun 2019 nanti, ini merupakan kali pertama dilaksanakan pemilu serentak Pileg dan Pilpres. Dan akan ada lima surat suara yang akan dicoblos oleh masyarakat.

 “Saat kita turun sosialisasi kelapangan, alhamdulillah tidak ada kendala. Sebab kan beda-beda warna surat suaranya. Untuk DPRD tingkat II itu beda warnanya dengan surat suara DPRD tingkat I. Kalau untuk DPR RI itu surat suaranya warna kuning. Jadi, kita tidak ada kendala. Tapi untuk itu, informasi-informasi seperti ini harus kita sampaikan pada masyarakat,” jelasnya.

      Sebab itu, selain mensosialisasikan diri saat turun ke masyarakat, informasi-informasi seputar aturan  pemilu harus terus disampaikan, agar jangan sampai masyarakat tidak paham.

“Saya bersama Caleg NasDem lainnya, kami terus mensosialisasikan soal regulasi tersebut. Sejauh ini, selama saya turun, memang masyarakat kita sekarang sudah cerdas. Sejak tahun 2004 kita sudah melaksanakan pemilihan langsung. Dan sedikitnya banyaknya sudah paham. Namun beberapa perubahan regulasi itu tetap harus disampaikan, agar jangan sampai masyarakat keliru,” pungkas Ibu dari senator Bengkulu Hj. Riri Damayanti tersebut. (idn)