Ketua NasDem Kota Resmi Diganti

Ketua NasDem Kota Resmi Diganti

BERBAGI
Ronny Tobing yang tak lagi jabat ketua DPC Kota Bengkulu

Ngodak Sembiring Segera Dilantik

RBO, BENGKULU – Menjelang pelaksanaan Pemilu serentak, Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) tahun 2019 mendatang, Partai Nasdem melakukan penyegaran terhadap kepemimpinan partainya di tingkat Kota Bengkulu.

Sebelumnya, jabatan Ketua DPD Partai Nasdem Kota dipercayakan kepada Ronny FL Tobing SH, kali ini beralih kepada Ngodak Sembiring.

Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Bengkulu, Dedy Ermansyah SE ketika dikonfirmasi membenarkan pergantian jabatan ketua bersama pengurus Partai Nasdem Kota Bengkulu. Bahkan untuk Surat Keputusan (SK) dari DPP Partai Nasdem juga sudah ada.

“Pergantian jabatan dalam sebuah organisasi itu merupakan hal yang biasa sebagai penyegaran dan tidak yang bersifat prinsip. Tetapi ini bagian dari pengkaderan. Karena saya pada tahun 2019 nanti, juga mau berhenti dahulu,” ungkap Dedy Black panggilannya saat dihubungi, Senin, (15/10).

Sementara itu, Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPP Partai Nasdem, Willy Aditya, yang mengaku tidak lagi membidangi OKK, belum mengetahui secara pasti pergantian pengurus Nasdem Kota. Mengingat yang baru diketahuinya, diganti untuk kepemimpinan Partai Nasdem Kabupaten Seluma.

Tetapi yang jelas, ditegaskannya, jika memang ada pergantian di tingkat pengurus, diyakininya tidak akan berpengaruh. Karena terpenting itu di Calon Legislatif (Caleg)-nya.

“Struktur itu hanya mediator atau fasilitator. Apalagi Nasdem juga tidak ada Muswil ataupun Musda, jadi tidak akan ada pengaruhnya,” tukasnya.

      Adapun dari sekretaris DPD Partai NasDem Kota Bengkulu, Muslimin SE membenarkan pergantian tersebut dan untuk SK pengurus saat ini sudah ada pada mereka.

“Rencananya akan dilakukan pelantikan hari Rabu ini. Tapi karena ada sesuatu dan lain hal, maka diagendakan minggu depan. SK kita itu sejak tahun 2018 menjadi pengurus DPD, kalau untuk masa berlakunya sampai kapan, NasDem tidak sama dengan partai lainnya. Bisa saja setelah satu minggu dilantik, kita diganti, atau sampai lima tahun akan datang baru diganti. Semuanya tergantung pertimbangan pengurus DPW dan DPP. Tugas kami melaksanakan instruksi partai sebaik mungkin,” tambah Muslimin. (idn)