NasDem Usulkan Dedy Black Untuk Jadi Cawagub 

NasDem Usulkan Dedy Black Untuk Jadi Cawagub 

BERBAGI
Iwan/RBO: Ketua Bappilu DPW NasDem Provinsi Bengkulu, Tantawi Dali S.Sos, MM.

Tantawi: Dedy Sangat Layak dan Lancar dengan DPRD

RBO, BENGKULU – Kendati saat ini posisi Gubernur Bengkulu masih belum definitif. Namun dari Partai NasDem sudah mengincar posisi jabatan Wakil Gubernur. Dari Ketua Bappilu DPW NasDem Provinsi Bengkulu Tantawi Dali S.Sos, MM menekankan, NasDem nanti akan mengusulkan satu nama Cawagub.

 “Saya bersama rekan pengurus DPW NasDem Bengkulu agar untuk Cawagub ini nanti tunggal. Kita berharap Ketua DPW, Dedy Ermansyah mau maju sebagai Cawagub tunggal kita,” ungkap Tantawi Dali, Senin (15/10).

      NasDem sebagai salah satu Parpol pengusung Duo RM dalam Pilkada Gubernur tahun 2015 lalu bersama dengan Hanura, PKB dan PKPI berhak mengusulkan kader terbaik untuk maju menjadi pendamping Gubernur definitif.

“Kami NasDem ini satu komando. Nanti kami akan rapat membahas itu lalu dibuat keputusan. Dan keputusan itu yang akan dilaksanakan. Hasil keputusan itu nanti, kita akan mengeluarkan satu nama saja,” terang Tantawi.

      Kemudian apa alasan  NasDem nanti hanya akan mengusung satu nama dan itu adalah Ketua DPW. Ketua BK DPRD Provinsi Bengkulu itu menegaskan, secara kapasitas dan kapabilitas Dedy Ermansyah sangat layak.

 “Saya kira untuk posisi Wagub ini tidak mesti harus berdasarkan etnis Rejang-Serawai, ataupun yang lainnya. Bisa saja dari etnis Jawa, Minang atau yang lainnya. Prinsipnya selagi sosok tersebut pas, kemudian layak untuk mendampingi Gubernur, tentu akan kita usulkan. Dan untuk Ketua DPW kami, Dedy Ermansyah dia sangat layak. Dengan pengalamannya dua periode jadi anggota dewan Kota Bengkulu, kemudian naik menjadi dewan provinsi saat ini, tentu itu merupakan catatan dan bukti bahwa beliau sangat layak,” bebernya.

      Selain itu sebagai salah seorang anggota dewan Provinsi Bengkulu, Tantawi sangat berharap Wagub nanti berasal dari DPRD, sebab dengan wakil Gubernur dari DPRD, tentu akan lebih mudah untuk berkoordinasi.

 “Kalau Wagubnya dari DPRD, tentu kita akan lebih mudah berkoordinasi. Sebab kita teman dan Wagub tersebut lebih paham saat pembahasan anggaran dan sebagainya,” tandas Tantawi. (idn)