Tol Bengkulu-Lubuk Linggau, Buat Terowongan Di Hutan Lindung

Ekonomi & Bisnis Featured Hukum & Kriminal Lingkungan Pemda Provinsi Politik Sosial & Budaya

Jonaidi : Dananya Murni Dari Swasta

RBO, BENGKULU – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Jonaidi, SP, MM mengungkapkan, dari koordinasi pihaknya dengan PT Hutama Karya (Persero) selaku pihak pelaksana pekerjaan proyek tol Trans Sumatera. Pembangunan tol Bengkulu-Lubuk Linggau akan melewati kawasan hutan lindung bukit daun register V.

“Nanti bukit daun yang dilintasi jalan tol tidak dibelah melainkan dibuatkan terowongan. Informasi terakhir saat ini PT Hutama Karya lagi mengurus segala perizinannya di Kementerian LHK (Lingkungan Hidup dan Kehutanan),” ungkap Jonaidi.

Jalan tol Bengkulu-Lubuk Linggau yang akan dibangun yakni sepanjang 330 Kilometer (KM). Rencananya proyek jalan tol Bengkulu-Lubuk Linggau ini dimulai tahun depan. “Penjelasan dari PT Hutama Karya, jalan tol itu nantinya dapat memangkas jarak Bengkulu-Palembang 147 Kilometer. Kalau jarak normal sekarang itukan kisaran 447 Kilometer,” paparnya.

Disampaikan Jonaidi, pembangunan jalan tol dari Kota Bengkulu-Lubuklinggau saat ini dalam tahap penyelesaian perizinan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). “Karenakan ada Hutan Lindung (HL) yang terdampak dari rencanan pembangunan jalan tol ini. Jadi butuh izin pinjam pakai. Sejauh ini berdasarkan hasil koordinasi kami, perizinan dalam tahap penyelesaian di KLHK,” sampai Jonaidi.

Dijelaskan, pembangunan jalan tol dari Bengkulu-Lubuk Linggau menggunakan dana murni swasta. Meskipun pembangunan jalan tol ini, masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). “Kalau proyek PSN itu benar, tapi dananya murni dari swasta. Kami sudah menanyakan itu pada pihak PT Hutama Karya,” terang Jonaidi.

Pihak perusahaan, sambung Jonaidi, dipersilahkan melakukan pembangunan tetapi pemerintah tidak menyediakan anggarannya di APBN. “Karena itu mereka (Perusahaan, red) disuruh mencari dana sendiri. Saya tidak tahu anggaran pastinya tapi dananya triliunan rupiah. Penyadang dananya sudah ada dan segera akan dilaksanakan pengerjaan. Jalan tol ini melintasi Kabupaten Benteng, Kepahiang serta Rejang Lebong. Namun jalan tol ini tidak terhubung ke Pelabuhan Pulau Baai,” tutup Jonaidi. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *