Ormas Garbi Tawarkan Arah Baru Indonesia

Ormas Garbi Tawarkan Arah Baru Indonesia

BERBAGI
Iwan/RBO: Deklarasi Ormas Garbi, Minggu (28/10).

RBO, BENGKULU – Dalam masa kampanye saat ini, lahir satu Organisasi Masyarakat (Ormas) baru yang menamakan diri Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi).  Mereka menawarkan arah baru untuk Indonesia.

“Garbi ini gerakan arah baru Indonesia singkatannya. Ide besarnya adalah karena kita menilai Indonesia sekarang, ide-ide politiknya itu landing. Jadi tidak ada ide baru. Partai tidak ada partai baru. Yang itu-itu saja yang ada di masyarakat. Jadi kita ini berinisiatif memberikan alternatif pilihan pada masyarakat. Kita ingin ada paradigma dan pola pikir baru dalam membangun Indonesia ini,” ungkap koordinator urusan pendidikan politik dan penggalangan opini Garbi, Teuku Zulkifli Usman kepada jurnalis, usai deklarasi Garbi Bengkulu, Minggu (28/10).

      Dijelaskan oleh Teuku, kehadiran Garbi tidak terkait dengan salah satu partai politik, meskipun ada Anis Mata dan Fahri Hamzah dalam tokoh nasional yang mereka tampilkan.

“Garbi ini sudah terbentuk se-Indonesia. Sudah ada 50 titik yang terbentuk. Yang terpenting terbentuk dulu ormas ini. Yang jelas Kalimantan sudah, Sulawesi sudah, Lampung, Sumatera juga sudah. Bengkulu Sumsel, Medan hari ini. Jadi memang kita terus jalan. Kalau dikatakan kita ini cikal bakal untuk jadi partai politik, tidak menutup kemungkinan arahnya kesana nanti jika memang dibutuhkan. Tapi kalau sekarang  ini dikatakan ada kaitannya dengan PKS atau Parpol lainnya, saya pastikan tidak ada. Kita welcome siapapun, siapa saja yang ingin bergabung baik dari PKS, PAN, atau Parpol lainnya silakan. Untuk ketua dipusat kita belum. Yang jelas pembentukan ormasnya dulu. Setelah itu baru nanti pembentukan dipusat, dan kami focus pada ormas. Belum pada dukungan untuk Pileg maupun Pilpres,” jelasnya.

Adapun dari Ketua Chapter Garbi Bengkulu, Novi Haryanto  menambahkan, pada hari ini bertepatan dengan sumpah pemuda, mereka melakukan deklarasi terhadap pengurus Garbi di 10 kabupaten/kota seProvinsi Bengkulu.

“Nanti kita akan deklarasi besar-besaran di Jakarta. Kenapa deklarasi hari ini, karena kita melihat momentum sumpah pemuda ini, merupakan momentum kebangkitan yang merupakan titik panggilan kita sebagai pemuda. Terutama anak bangsa Indonesia untuk mengisi ruang-ruang yang sudah dirajut oleh para pejuang pendahulu kita dulu. Kedepan, kami ingin menjadikan Indonesia ini lebih kuat dari sebelumnya. Dan kita akan merekrut kaum milenial usia 18 sampai 40 tahun  yang punya potensi. Inilah orang-orang yang akan meneruskan Indonesia dimasa depan. Setelah ini, kita akan mengukuhkan dan mengkonsolidasikan pengurus disetiap darah kabupaten/kota,” tambah Novi.

Adapun dari deklarasi Garbi Bengkulu nampak dihadiri beberapa politisi PKS Provinsi Bengkulu. Mulai dari mantan Ketua DPW PKS Provinsi Bengkulu Dedi Haryono, kemudian beberapa mantan anggota dewan Provinsi dari PKS maupun PAN. (idn)