Pengembang Jangan Hanya Janji Atasi Lumpur di Betungan

Kota Bengkulu

 

RBO,BENGKULU – Rapat dengar pendapat kemarin digelar antara komisi 2 DPRD Kota, manajer pengembang perumahan, Lurah dan camat setempat. Rapat menyoal tentang keluhan warga RT 43 kelurahan Betungan yang banjir lumpur diduga akibat pembangunan prumahan Griya Asri.

“Solusi cepat tepat harus segera dilakukan, kasihan warga disitu kalau hujan tiba selalu dapat kiriman banjir lumpur. Rapat hari ini sikapi sidak beberapa waktu lalu, untuk mencari solusi yang cepat dan berjangka panjang,” sampai pimpinan Rapat Saur Manalu.

Berikut tuntutan warga, minta dibangun  jalan poros dan pembatas antara RT.43 dan RT.28. Lalu memperbaiki dan melebarkan drainase RT.43 yang merupakan limpasan air hujan dari RT.43, RT.28 dan limpasan perumahan baru yang sedang di bangun.

Kemudian membuat perencanaan drainase induk untuk memecah debit air yang masuk ke drainase perbatasan RT.43 dan RT.44. Kondisinya pada saat curah hujan tinggi banjir sudah sering dampak yang terjadi. Kemudian warga juga

mengusulkan perbaikan drainase Utama di sisi Perumahan Griya Betungan yang perbatasan dengan RT 41, 42, 43. 44.

Dalam rapat, Awaludin dari fraksi PKS, Minta pemerintah dan pihak pengembang segera normalisasi sungai yang ada disekitar itu, lalu pembesaran drainase sehingga bisa menampung hujan. “Camat dan lurah harus aktif mengawasi dan melaporkan manakala kembali terjadi banjir lumpur dari limpahan pembangunan prumnas,” sampai Dia.

Sementara itu Indra Sukma mengatakan bahwa sampaian pihak pengembang saat rapat harus benar benar direalisasikan, jangan sampai hanya didalam rapat saja. “Kami apresiasi pihak pengembang bersedia hadiri undangan rapat kami, namun kami harap janji yang disampaikan dalam rapat langsung dilaksanakan terutama soal normalisasi sungai dan pelebaran drainase,” kritik Indra. (lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *