Ini Jawaban Walikota Mengenai Pinjaman PT SMI

Featured Kota Bengkulu

RBO >>  BENGKULU >>  Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan SE yang sangat terkenal denga ke religiusannya serta penuh visioner untuk melakukan pencepatan pembangunan Kota Bengkulu menjadi lebih baik, akhirnya angkat bicara mengenai teka teki pinjaman ke PT SMI sebesar Rp 250 Miliar untuk digunankan percepatan pembangunan infrastruktur Kota Bengkulu.

Helmi Hasan saat ditemui radarbengkuluonline.com di ruang kerja sementaranya di Balai Kota menjelaskan alasan kuat Kota harus meminjam ke PT SMI ini hanyalah semata-mata memikirkan kepentingan rakyat Kota. Dimana untuk membangun kota, seperti pembangunan infrastruktur serta pembangunan lainnya untuk Kota harus cepat.

”Ya, kita ini meminjam kepada negara. Bukan kepada yang lainnya. Dimana sebelumnya Helmi sudah sering ditanya oleh Prisiden Joko Widodo kapan Kota Bengkulu mau minjam ke PT SMI untuk percepatan pembangunan, maka dengan begitu Helmi tidak mau mengecewakan Presiden yang sudah sering menanyakan seperti itu kepadanya,” jelas Helmi.

Selain itu juga Helmi menjelaskan, dengan dana PT SMI ini kita bisa mempercepat pembangunan kota yang sudah ditargetkan. ”Bukan APBD tak sanggup untuk melakukan pembiayaan pembangunan Kota. Namun dengan dana pinjaman ini kita bisa lebih cepat serta masyarakat bisa segera menikmati infrastruktur yang semestinya,”ujarnya.

PT SMI adalah tempat Pemkot akan lakukan peminjaman. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) adalah perusahaan pembiayaan infrastruktur yang didirikan pada 26 Februari 2009 sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan 100% kepemilikan saham oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

PT SMI memainkan peran aktif dalam memfasilitasi pembiayaan infrastruktur, melakukan kegiatan pengembangan proyek dan melayani jasa konsultasi untuk proyek-proyek infrastruktur di Indonesia. PT SMI membawa tugas mendukung agenda pembangunan infrastruktur pemerintah Indonesia melalui kemitraan dengan lembaga-lembaga keuangan swasta dan / atau multilateral dalam skema Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS). Dengan demikian, PT SMI dapat berfungsi sebagai katalis dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Seiring dengan rencana Pemerintah untuk mentranformasi Perseroan menjadi Lembaga Pembiayaan Pembangunan Indonesia (LPPI), sektor yang dapat dibiayai oleh Perseroan saat ini diperluas. Tidak hanya pada infrastruktur dasar, tetapi juga meliputi infrastruktur sosial. (ae3/rsm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *