IAIN Bengkulu Ciptakan Mahasiswa Kritis dan Solutif

IAIN Bengkulu Ciptakan Mahasiswa Kritis dan Solutif

BERBAGI
Adit/RBO: Foto bersama usai Seminar Nasional dengan  tema “Revitalisasi Fungsi Kontrol Yudisial Peraturan Terhadap Tindakan Pemerintah”

RBO, BENGKULU – Himpunan Mahasiswa Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Bengkulu mengadakan Seminar Nasional dengan  tema “Revitalisasi Fungsi Kontrol Yudisial Peraturan Terhadap Tindakan Pemerintah”. Mendatangkan langsung pemateri  Wakil ketua PTUN Bengkulu Baherman, S.H, Advokad/pengacara Firnandes Maurisya, S.H, M.H., yang dilaksanakan di Gedung Auditorium IAIN Bengkulu, (07/11).

Sebanyak 350 Mahasiswa mengikuti kegiatan ini, berasal dari seluruh perguruan tinggi yang mempunyai Fakultas Hukum se-Provinsi Bengkulu, dengan tujuan untuk  menciptakan mahasiswa yang kritis dan solutif serta dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa yang lain.

Wakil Dekan III Fakultas Syariah, Drs. Supardi, MA., menyampaikan sambutan saat membuka acara, kegiatan ini merupakan pemenuhan program kerja HIMA yaitu bersifat akademik misalnya seminar, diskusi dan program klompok belajar. “Semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat serta wawasan, terkhusus bagi mahasiswa Hukum Tata Negara dan bisa menjadi salah satu wujud pemenuhan program kerja HIMA,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Prodi, Ade Kosasi mengatakan, dalam Undang-undang Nomor 30 Tahun 2014 memberikan nuansa baru bagi HIMA HTN, Karena dalam UUD tersebut peranan kontrol terhadap lembaga eksekutif bisa diajukan gugatan ke PTUN. “Dalam undang-undang  nomor 30 tahun 2014 memberikan nuansa baru bagi HIMA HTN, karena dalam undang undang Tersebut peranan control terhadap lembaga ekskutif bisa diajukan gugatan ke PTUN,”terangnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan Seminar Nasional, 350 mahasiswa Fakultas Syariah sangat antusias mengikuti kegiatan ini. (ae2)