Sahlan Optimis PBB Raih Empat Kursi Provinsi

Sahlan Optimis PBB Raih Empat Kursi Provinsi

BERBAGI
Iwan/RBO: Sahlan Siradj

RBO, BENGKULU – Calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Bengkulu dari Partai Bulan Bintang (PBB), Sahlan Siradj yakin partainya bisa meraih kursi di DPRD Provinsi Bengkulu pada Pemilu 17 April 2019 akan datang. “Kalau periode 2014-2019 memang PBB kosong di DPRD Provinsi Bengkulu. Tapikan di Kaur, kita ada 2 kursi. Artinya apa? Ya, kita masih punya peluang untuk mendudukkan anggota dewan di DPRD Provinsi Bengkulu,” ungkap Sahlan saat ditemui radarbengkuluonline.com dirumahnya, Rabu (7/11).

Sahlan yang maju DPRD Provinsi Bengkulu dari Dapil VI Kabupaten Bengkulu Selatan-Kaur ini menuturkan, partai besutan Yusril Ihza Mahendra bisa mendapat lebih dari satu kursi di DPRD Provinsi Bengkulu. “Minimal 4 kursi untuk DPRD Provinsi Bengkulu. Ada Kabupaten Mukomuko, Calegnya bagus dan punya massa. Begitu juga di Bengkulu Tengah-Bengkulu Utara, ada M Sabri dan saya yakini dia bisa duduk,” ujarnya.

Kemudian, sambung Sahlan, Dapil Kota Bengkulu juga dipercaya bisa menempatkan wakil rakyat dari PBB. “Nah untuk Dapil kota inikan, ada ketua kami pak Inroji yang maju. Bisa-bisa Dapil Kota ini PBB dapat 2 kursi untuk DPRD provinsi. Selanjutnya dari Dapil Bengkulu Selatan-Kaur, ada saya sendiri dan yakin bisa menang dan duduk di DPRD provinsi. Apalagi di Kaur ada 2 anggota dewan dari PBB yang siap saling membantu memperoleh suara,” jelasnya.

Disinggung soal keyakinannya bisa duduk di DPRD Provinsi Bengkulu, Sahlan menyampaikan, dirinya mencalonkan diri menjadi Caleg DPRD Provinsi Bengkulu dari PBB berdasarkan dorongan dari saudara, teman sejawat dan masyarakat di Kabupaten Kaur dan Bengkulu Selatan.

“Saya orang Kaur asli dari Padang Guci. Kalau basis massa selain Kaur ada juga di Manna (Bengkulu Selatan, red). Saya maju sebagai Caleg berangkat dari dorongan masyarakat disekitar saya. Ditambah lagi kondisi pembangunan infrastruktur yang kurang memadai. Mudah-mudahan nanti kalau duduk saya bisa ikut memperjuangkan pelaksanaan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat,” tutupnya. (idn)