Nyogok CPNS Uang Rp 763 Juta Lenyap

Ekonomi & Bisnis Featured Hukum & Kriminal Pemda Provinsi Sosial & Budaya

RBO, BENGKULU – Nova Kristiana warga Kelurahan Pekan Sabtu, Kota Bengkulu kemarin mendatangi SPKT Polda Bengkulu. Tujuannya untuk melaporkan kasus dugaan penipuan yang sedang menimpanya. Dalam laporannya dia mengaku uang miliknya Rp 763 Juta lenyap digelapkan pelaku berinisial AD (sepupu kandung korban), dengan modus pelaku menjanjikan kepada korban bisa meloloskan orang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui jalur tanpa tes.

Data yang terhimpun RBI kejadian tersebut pada Juli tahun 2013 lalu. Berawal dari pelaku mendatangi korban dan menawarkan kepada korban untuk menjadi PNS melalui jalur tanpa tes dengan syarat memberikan sejumlah uang. Mengingat pelaku ini adalah sepupu kandung, sehingga korban langsung mengiyakan dengan mengatakan mau, pada saat itu rekan korban juga mau ikut dan mau memberikan uang sesuai dengan permintaan pelaku.

Setelah terjadinya kesepakatan antara korban dan pelaku, pada 17 Juli 2013 korban bersama dengan rekannya memberikan uang sesuai dengan permintaan pelaku dengan cara bertahap, dengan total uang yang sudah diberikan Rp 763 Juta. Namun nahasnya, setelah sejumlah uang itu diberikan, hingga saat ini korban dan rekannya tidak kujung lulus menjadi PNS dan tidak sesuai dengan perjanjian pelaku sebelumnya. Sementara uang yang sudah diberikan, juga tidak dikembalikan oleh pelaku. Menunggu niat baik pelaku untuk mengembalikan uang tersebut tidak ada, sehingga korban melaporkan kejadian ini ke Polda Bengkulu, untuk diproses secara hukum.

Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno S.Sos, MH saat dikonfirmasi terkait dengan laporan tersebut membenarkan adanya. “Ya, kalau laporan dari korban memang sudah masuk dan sudah kita terima. Sekarang laporan tersebut masih dalam proses penyelidikan anggota Reskrimum. Pada prinsipnya, setiap laporan yang masuk dengan kita dipastikan akan kita tindak secara professional, sehingga ditemukan orang yang harus bertanggung jawab dalam kejadian tersebut,” demikian ungkap Sudarno Senin,(12/11).(ide)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *