Bang Ken: Suhu Politik Pusat dan Daerah Cenderung Sama

Featured Hukum & Kriminal Pemda Provinsi Politik Sosial & Budaya

RBI, BENGKULU  – Perilaku politik ditingkat pusat rupanya berdampak sangat besar terhadap perilaku politik di daerah. Sehingga tak jarang suhu politik, baik di pusat ataupun di daerah cenderung sama. Ini disampaikan Pengamat Politik Universitas Bengkulu,  Drs Azhar Marwan M.Si saat menjadi nara sumber dalam diskusi dan deklarasi politik santun, Senin (24/12).

“Dalam hal ini kita hanya bisa sekedar menyarankan saja, yang mana seharusnya perilaku politik di tingkat pusat itu lebih mengedepankan kesantunan. Karena apa yang dilakukan di tingkat pusat, berdampak juga terhadap perilaku politik di daerah. Makanya di tingkat pusat seperti perilaku politik saling mengumbar kebencian, harus dihentikan,” tegas Azhar.

Sementara itu, Anggota DPD RI, H. Ahmad Kanedi, SH, MH yang juga menyelenggarakan diskusi dan deklarasi politik santun menyampaikan, berpolitik santun diantaranya dengan tidak memanfaatkan issu SARA, Hoax, dan caci maki. Tentu saja ini semata-mata demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini.

“Kita berharap khusus di Provinsi Bengkulu ini semua penyelenggara, dan juga elemen masyarakat untuk menghindari politik yang dapat menuai kericuhan. Sebaliknya berpolitiklah secara santun. Karena dengan begitu kita bisa terhindar dari perpecahan ataupun konflik ditengah-tengah masyarakat,” kata Bang Ken panggilan akrab H. Ahmad Kanedi, SH, MH.

Disisi lain, Bang Ken yang mendapatkan simpati rakyat ini berharap kepada semua pihak untuk tidak mengangkat issu SARA, HOAK dan menebar kebencian. “Kita dikenal dengan sopan santun, oleh karenanya kito kedepankan politik sopan santun ini untuk menarik minat rakyat,” kata dia.

Sementara itu Komisioner Bawaslu Provinsi, H. Ediansyah Hasan, SH, MH mengatakan, menghindari politik dengan memanfaatkan issue SARA, Hoax, dan caci maki berarti sudah berupaya melepaskan diri dari ancaman pidana.

“Jadi kita berharap pada peserta Pemilu, dan juga masyarakat berpolitiklah secara santun. Supaya Pemilu berlangsung aman, nyaman, dan sukses,” harapnya.

Tak jauh berbeda juga dikatakan Komisioner KPU Provinsi, Darlinsyah, S.Pd, M.Si. Menurutnya, penerapan politik santun harus dilakukan secara bersama-sama.

“Memang sejauh ini di Provinsi kita perilaku politik masih terbilang santun. Kita berharap kondisi ini tetap terwujud hingga hari H pelaksanaan Pemilu nanti,” tutup Darlinsyah.(idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *