Pejabat Giliran Jadi Imam di Mesjid Agung

Pejabat Giliran Jadi Imam di Mesjid Agung

BERBAGI
SENO/RBO: Mesjid Agung Kabupaten Mukomuko sudah tampak berdiri gagah lokasinya berada di komplek perkantoran Pemkab Mukomuko. Tidak jauh dari Kantor Bupati

Sekda: Hentikan Pekerjaan Untuk Salat Berjemaah

RBO, MUKOMUKO – Pembangunan Mesjid Agung Kabupaten Mukomuko tahap II telah tuntas dilaksanakan akhir 2018 lalu. Pihak Pemerintah Kabupaten Mukomuko menyatakan mesjid tersebut sudah bisa difungsikan dan akan segera difungsikan sebagai rumah ibadah. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Mukomuko, Drs. Marjohan Dikonfirmasi RADAR BENGKULU, Sabtu (5/1).

Katanya, Pemkab Mukomuko telah membentuk pengurus Mesjid sementara. Mulai dari Imam dan perangkat lainnya.

Sekda mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memakmurkan Mesjid Agung ini. Ia juga menginstruksikan kepada pegawai dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Mukomuko untuk salat zuhur berjemaah di Mesjid Agung saat hari kerja.

“Kita sampaikan kepada seluruh pegawai dilingkungan Pemkab Mukomuko untuk menghentikan apapun pekerjaan saat masuk waktu zuhur dan langsung salat berjemaah di mesjid,” tutur Sekda.

Katanya, Pemkab Mukomuko mewacanakan seluruh pejabat akan digilir untuk menjadi Imam salat zuhur berjemaah di Mesjid Agung yang saat ini menjadi Mesjid terbesar di Kabupaten Mukomuko.

“Ada wacana Pejabat kita minta secara bergiliran menjadi Imam. Tapi rencana itu akan disusun lagi,” ujar Sekda.

Katanya, salat zuhur berjemaah ini berlaku mulai hari ini (Senin 6/1). Lanjut Sekda, Mesjid Agung ini tidak hanya aktif untuk salat zuhur saja, semua salat lima waktu sudah bisa dilaksanakan di mesjid kebanggaan masyarakat Kapuang Sati Ratau Batuah ini.

“Mesjid Agung ini sudah aktif mulai subuh sampai isya. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk memakmurkan mesjid ini,” ajak Sekda.

Kendati sudah difungsikan, lanjut Marjohan, Mesjid Agung ini baru akan diresmikan pada Februari mendatang. Bertepatan pada saat perayaan HUT ke-16 Kabupaten Mukomuko dan akan diresmikan bersama pembangunan-pembangunan tahun 2018 yang telah tuntas dikerjakan. Seperti Balai Daerah.

“Hasil pembangunan 2018 lalu akan kita resmikan secara bersamaan pada saat momen pembukaan HUT Kabupaten nanti. Jadi, semua sekaligus supaya tidak banyak waktu, tenaga dan biaya dikeluarkan untuk peresmian hasil pembangunan. Setelah peresmian baru kita lanjut rangkaian kegiatan HUT,” pungkas Sekda. (sam)