Tim Hebat Kesmas Dinkes Provinsi Bengkulu Semakin Solid Dalam Bekerja

Featured Kesehatan Pemda Provinsi

RBO >> BENGKULU >>  Mengawali Kerja tahun 2019, Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu menggelar rapat internal. Beragam hal dibahas untuk capaian target kerja dan evaluasi kerja 2018 dibahas secara detail.

      Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu H Herwan Antoni, M.Kes, M.Si didampingi Kepala Bidang Kesmas Nelly Alesa,M.Si mengatakan bahwa rapat evaluasi 2018 dan perencanaan 2019 ini dilaksanakan sebagai evaluasi. Kemudian, untuk menyegarkan pikiran ASN memberikan semangat dan motivasi untuk  Tim Hebat Bidang Kesmas Dinkes Provinsi Bengkulu.

Herwan Antoni sebagai kepala dinas menilai Bidang Kesehatan Masyarakat selama ini sudah bekerja keras dan maksimal. Hasilnyapun terukur dan terbukti.

“Beberapa capaian indikator kesehatan berhasil. Bahkan, over target. Serapan anggaran kesehatan yang hampir 100 persen. Namun di balik keberhasilan itu tentu ada juga menyisakan sedikit hal  – hal kecil yang belum terpenuhi. Ya, kita maklumi. Sepanjang tahun 2018 ini, ide, program, inovasi dan kreativitas yang dibuat oleh Tim Bidang Kesmas membuat harum nama Dinkes Provinsi Bengkulu. Saya contohkan saja  Pecahkan Rekor Dunia Senam Germas Bengkulu Terbanyak 15 ribu peserta dengan muatan etnik lokal, berhasil mengantarkan Kabupaten Rejang Lebong sebagai Sekolah Sehat Tingkat Nasional. Lalu kemudian Pelaksanaan Gerakan  Masyarakat Hidup Sehat ditingkat lapisan masyarakat. Belum lagi berbagai penghargaan dari tingkat pusat, nasional dan dari Gubernur Bengkulu sendiri,” ujar Herwan saat Rapat Bidang Kesmas (8/1) disalah satu hotel di Bengkulu.

      Sementara itu, Kepala Bidang Kesmas Dinkes Provinsi Bengkulu Nelly Alesa. M.Si mengatakan, rapat ini dilakukan agar 2019 lebih inovatif lagi. Ada juga evaluasi sekaligus perbaikan manajemen, perbaikan kerjasama tim yang intinya untuk mendukung program kesehatan Kesmas, untuk bekerja di 2019.

Bicara 2018, sudah banyak prestasi dilingkup bidang Dinkes sendiri, prestasi tingkat Pemprov. Bahkan nasional.

“Kita ingin ada peningkatan capaian kinerja. Dari 29 indikator renstra capaian kinerja Dinkes Prov, hampir semuanya tercapai dan hasilnya bagus. Tapi kita masih rapor merah terkait indikator pemeriksaan kualitas air minum dan penurunan angka kematian ibu.’’

      Sebagai contoh angka kematian ibu masih tinggi ini disebabkan oleh masa hamil yang belum optimal. Kemudian lagi, angka kemtian ibu meninggal melahirkan ini tinggi terjadi di rumah sakit. Hal ini mungkin saja terjadi karena saat pendarahan melahirkan baru dibawa ke rumah sakit,” terangnya.

Nelly mengatakan, dalam capaian indikator kerja, Dinkes Provinsi Bengkulu masih mengharapkan dukungan lintas sektor dan lintas program untuk optimalisasi program kesehatan itu.

      Disisi lain Nelly menerangkan, untuk memotivasi dan memupuk kekompakan Tim Bidang Kesmas tak hanya rapat saja, namun juga ada outbond yang akan dilaksanakan pada Jumat pagi (11/1). Dan juga saat pelaksanaan outbond nanti Bidang Kesmas telah mempersiapkan reward berupa hadiah untuk  pengelola program terbaik, pengelolaan anggaran dengan capaian realisasi tertinggi, pengelola data program, best team work, diberikan kepada staf yang sudah angkat nama kesmas dan Dinkes dalam lomba tingkat prov, internal dan nasional. (ae2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *