Diduga, Baliho Caleg Dirusak

Diduga, Baliho Caleg Dirusak

BERBAGI
RONAL/RBO: Baliho Leni yang dirusak orang tak dikenal, jangan dibiarkan berlarut-larut harus diusut nih

RBO, BENGKULU – Salah satu baliho atau APK (Alat Peraga Kampanye.red) milik Leni Jhon Latief Calon Legislatif DPR RI dari Partai Nasdem ini, diduga dirusak oleh Oknum tak bertanggung jawab. Padahal, dalam pantauan Harian radarbengkuluonline.com, kemarin Minggu (13/01) di kawasan Padang Harapan itu baliho dari Caleg lainnya masih berdiri kokoh. Tampak kondisi kayu baliho tersebut rusak akibat disengaja oleh orang tak dikenal.

Saat dikonfrimasi, Leni membenarkan adanya kerusakan tersebut. Dirinya pun meminta agar bersikap bijak menjaga pelaksanaan Pileg yang hanya beberapa bulan lagi.

“Itu tidak bagus kalau begitu, sekarang tidak ada jaman lagi merusak APK. Ya, kita sudah tahu ada informasi kerusakan itu,” terangnya saat dikonfrimasi via telepon.

Dirinya merasa, hal tersebut diduga merupakan tindakan jahil oleh oknum tak bertanggung jawab. Pasalnya, di kawasan tersebut merupakan pelintasan keramaian kendaraan. Sehingga tidak mungkin, kerusakan tersebut akibat perbuatan anak anak.

Ia pun meminta untuk berhati-hati sebelum berbuat nekat dengan merusak APK caleg. Pasalnya, berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dalam Pasal 280 Ayat 1 huruf g, bahwa pelaksana, peserta, dan tim kampanye pemilu dilarang merusak dan/atau menghilangkan alat peraga kampanye peserta pemilu.

Ancamannya pidana dalam perbuatan tersebut sesuai Pasal 280 Ayat 4 pengrusakan APK ini masuk dalam tindak pidana pemilu.

Sanksinya ditegaskan dalam Pasal 521 bisa dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp 24 juta.

“Sepertinya itu ada unsur kesengajaan, karena disana bukan lintasan anak anak. Kami mengimbau kepada masyarakat, kita tidak sudzon mari kita melakukan politik santun. Jangan saling merusak,” tambahnya.

Terkait hal ini, pihaknya akan melaporkan ke KPU Provinsi Bengkulu untuk dapat ditindak lanjuti kembali. Agar Baliho miliknya tersebut dapat diperbaiki kembali. “Ya, nanti kami sampaikan dengan pihak KPU. Untuk sementara ini, saya baru dapat informasi baru disana. Ditempat lain belum,” pungkasnya. (Bro)