Kecamatan Air Dikit Seriusi Dukungan Pencatatan Rekor MURI  Tari Gandai

Ekonomi & Bisnis Featured Mukomuko Sosial & Budaya
RBO, MUKOMUKO – Pemerintah Kecamatan Air Dikit beserta masyarakat, tokoh adat, dan khususnya seniman Tari Gandai Air Dikit semakin serius mendukung suksesnya pencatatan rekor MURI Tari Gandai dengan peserta terbanyak.
Ini dibuktikan dengan terselenggaranya pertemuan bersama antara pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, seniman, pengurus PWI Kabupaten Mukomuko, Bidang Kebudayaan Disdikbud dan Diskominfo di Kantor Camat Air Dikit, Kamis (24/1).
Pertemuan ini diinisiasi Pemerintah Kecamatan Air Dikit dan masyarakat setempat. Tujuannya untuk mematangkan strategi menyukseskan pencatatan Rekor MURI  Tari Gandai. Termasuk mendudukkan peran masyarakat Kecamatan Air Dikit dalam rencana tersebut.
Selain puluhan masyarakat Air Dikit yang terdiri dari seniman, tokoh masyarakat dan pemerintah desa, hadir juga dalam pertemuan itu, Kapolsek Mukomuko Utara dan pihak perusahaan perkebunan yang beralamat di Kecamatan Air Dikit. Pihak-pihak ini telah menyatakan diri siap membantu menyukseskan pencatatan Rekor MURI Tari Gandai dengan peserta terbanyak ini.
Dikonfirmasi, Camat Air Dikit, Iskameri, S.Pd., M.Si mengatakan, Kecamatan Air Dikit siap mengambil peran dalam rencana pencatatan Rekor MURI Tari Gandai ini.
Oleh karena itu, katanya, pertemuan ini bertujuan untuk membagi tugas semua lapisan masyarakat Air Dikit dalam menyukseskan Rekor MURI Tari Gandai ini.
“Ini langkah awal. Tentu semua elemen masyarakat Air Dikit mengambil peran. Pengurus sanggar tugasnya mengumpulkan masa atau penari. Target kita 500 orang. Perusahaan nanti kita meminta bantuannya untuk angkutan pas hari-H. Pemdes dan tokoh masyarakatnya terus memotivasi masyarakat. Semua terlibat, karena ini acara daerah, harus kita sukseskan bersama,” ujar Camat.
Sambung camat, agenda berikutnya, pada Sabtu (26/1) mendatang, para penari calon peserta pencatatan rekor MURI Tari Gandai ini akan melakukan latihan bersama di lapangan sepak Bola Desa Air Dikit.
“Sebenarnya sebagian masyarakat, baik tergabung dalam sanggar maupun kelompok-kelompok di desa sudah memulai latihan, hari Sabtu itu latihan bersama. Mudah-mudahan semua dapat berjalan lancar sampai nanti pelaksanaan pencatatan Rekor MURI Tari Gandai ini,” demikian Camat. (sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *