2021, UPT Perpustakaan Unib Siap ISO

Featured Pendidikan

RBO >>  BENGKULU >>  Universitas Bengkulu (Unib) yang merupakan salah satu Perguruan Tinggi yang ada di Provinsi Bengkulu terus melakukan upaya perbaikan akreditasinya. Hal ini ditandai dengan beberapa program studi yang dimiliki Unib yang awalnya akreditasinya bernilai B untuk perkembangan terakhir sudan nilai A.

Salah satu yang mengalami kemajuan pesat di luar dugaan disalah satu Unit Pelaksana Tugas (UPT) Perpustakaan Unib yang mengajukan Akreditasi yang sebelumnya Nilai C menjadi nilai A. Hal ini menjadi apresiasi dan sebagai prestasi peningkatan yang tidak lazimnya. Karena upaya yang dilakukan oleh Rektor Unib, Dr. Ridwan Nurazi, SE.,M.Sc beserta Tim yang banyak terlibat dalam pencapaian tersebut.

Upaya untuk meningkatkan kualitas, baik itu dari administrasi, manajemen, dan Informasi dan Teknologi (IT) sangat perlu dan kuantitas kunjungan, kerja sama antar perpustakaan dan perpustakaan Nasional, aktifitas mahasiswa dan dosen serta buku, jurnal dan lainnya diperhatikan dan diperbaiki sesuai dalam pengajuan Akreditasi ke Badan Akreditasi Nasional Pergutuan Tinggi (BAN-PT).

Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala UPT Perpustakaan Unib, Dr. Alex Abdu Chalik, M.Si. Menurutnya, semua persyaratan yang terdapat dalam boring untuk pengajuan akreditasi dilengkapi selengkap-lengkapnya. Bahkan melebihi dari lengkap. Fasilitas dan teknologi pendukung, sehingga semua penilaian yang didapati sudah mengarah ke penilaian A. Dan tidak menutup kemungkinan masih terkendala dalam teknologi yang masih kalah dengan perpustakaan di Universitas besar, namun secara administrasi tidak kalah dengan lainnya.

“Sepuluh bulan kita mempersiapkan kelengkapan yang ada pada boring akreditasi BAN-PT. Banyak yang kami benahi dan terus berkonsultasi dengan perpustakaan nasional dan melakukan banyak kerja sama dengan lainnya, sehingga raih Nilai A, ‘’ ujarnya kepada RADAR BENGKULU kemarin,

Selain itu juga, IT juga diperbaiki, sarana dan prasarana pendukung yang bagian dari administrasi dibenahi dan dirapikan, sehingga sekarang cari buku di perpustakaan Unib tinggal klik di komputer sudah dapat informasi bukanya dimana, berapa lama dipinjam, berapa jumlah buku yang sama dan informasi lainnya dengan berbasis barcode dan aplikasi Sistem Informasi Manajeman Perpustakaan (SIMP).

‘’Dengan disupport dari seluruh stake holder Unib, maka apa yang menjadi kekurangan kita dapat segera dibenahi dan yang penilaian yang masih kurang dapat segera kita penuhi. ‘’

Ditahun 2021 menjadi tantangan bagi Unib. Dimana UPT Perpustakaan Unib akan diuji akreditasinya secara dunia. Yakni ISO. ‘’Dari sekarang banyak hal yang masih perlu ditingkatkan dan dilengkapi dengan pencapaian Akreditasi BAN-PT yang diraih sekarang, “beber Alex.(Ae-4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *