Senator Bakal Demo, Jika  Bengkulu Tanpa Wagub

Featured Hukum & Kriminal Pemda Provinsi Politik
RBO, BENGKULU – Anggota Komite II DPD RI, H. Ahmad Kanedi, SH, MH atau yang akrab dipanggil Bang Ken mengaku siap melakukan dan memimpin demo apabila Provinsi Bengkulu tanpa Wakil Gubernur (Wagub). Karena menurut Bang Ken, keberadaan Wagub sangat penting dan memiliki peran penting dalam membantu tugas Gubernur.
“Kalau tidak ada Wagub, saya akan pimpin demo. Tidak bisa daerah kita tanpa Wagub. Karena sudah ada regulasi yang mengatur itu,” tegas Bang Ken, Jumat (25/1).
Sebagai perwakilan daerah di pusat, Bang Ken mengatakan, dirinya sangat berharap jabatan Wagub segera diisi. Sehingga tugas strategis membangun, dan memajukan daerah bisa dijalankan dengan maksimal. “Sejauh inikan masih kosong, padahal Gubernur sudah definitif. Makanya, saya minta prosesnya dapat
diselesaikan segera. Saya katakan kalau saya ada di DPRD provinsi, proses ini sebulan bisa selesai. Karena itu tidak susah,” ujarnya.
Disampaikan Bang Ken, dirinya menyesalkan belum juga diisinya jabatan Wagub hingga saat ini.
“Regulasinya itu jelas, partai pengusung harus mengusulkan. Sementara Pak Rohidin sebagai Gubernur tentukan dan dipilih di DPRD, paling gampang kok. Kalau tidak ada kriteria di dalam partai pengusung, ya kan bisa mengusulkan orang di luar partai. Kalau ada di dalam partai pengusung syukur kalau tidak adakan ya itu sudah biasa. Ya mohon maaf kritik ini membangun,” ujarnya.
Ditambahkannya, Gubernur dan partai pengusung diminta mencari bakal calon yang benar-benar memiliki kapasitas, dan mumpuni menjabat posisi tersebut.
“Mumpuni itu artinya yang mengerti tentang pemerintahan, mengerti tentang kemasyarakatan, dan mampu menjadi pemersatu kabupate/kota. Karena apa? Gubernur dan wakil gubernur adalah pimpinan pusat yang ada di daerah yang tujuan pokoknya mengkoordinir pembangunan di daerah. Nah kalau kebupaten dan kota tidak bisa disatukan, bagaimana bisa maju,” jelasnya.
Bang Ken menuturkan, Wagub yang mendampingi Rohidin harus yang siap untuk berjibaku membangun Provinsi Bengkulu. Sebab itulah, wakil gubernur yang mendampingi Rohidin merupakan figur pekerja.
“Kita tak melihat ke belakang tapi melihat ke depan. Kita berharap dia (Rohidin, red) mampu bekerja dengan bagus. Jadi, sesuai konstitusi dia harus didampingi wakil gubernur dan wakilnya kita harapkan sesuai dengan kebutuhan Provinsi Bengkulu. Lantaran provinsi kita ini tertinggal se-Sumatera,” pungkasnya.(idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *