Tiba di Bandara, Kapolda Disambut Keluarga Besar

Featured Hukum & Kriminal Pemda Provinsi

Ziarah ke Makam Ayahanda, Kapolda: Semoga Bengkulu Lebih Baik

RBO, BENGKULU – Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs Supratman, M.Hum kemarin Jumat (25/1) tiba di Bandara Fatmawati pada pukul 08.45 WIB menumpang Pesawat Garuda. Jenderal asal Tumbuan Seluma itu didampingi istri tercinta Ny Noviana Supratman juga satu pesawat dengan Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah. Tiba di Bengkulu, Kapolda Bengkulu langsung disambut dengan tarian penyambutan seluruh jajaran Polda Bengkulu menerima kehadirannya bahkan keluarga besar pun hadir menerima kedatangnya. Tak terkecuali Sekda Kabupaten Bengkulu Selatan, Yudi Satria, merupakan adik kandungnya.

Selain itu juga disambut Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Ihsan Fajri, Wakil Walikota Bengkulu Dedi Wahyudi, Danlanal Bengkulu Letkol Laut (P) M Andri Wahyu Sudrajat, ST, Dan Denpom Bengkulu, Letkol CPM Azmil Umar dan jajaran Pejabat lainnya.

Keluarga besar Kapolda Bengkulu merupakan asal dari daerah Desa Tumbuan Kabupaten Seluma. Senyum sumringah menyapa para jajaran bawahan, hingga rekan tamu dan keluarga sembari berbincang-bincang tentang kondisi Provinsi Bengkulu. Walapun menjadi pimpinan Kepolisian saat ini, dirinya masih menjunjung tinggi rasa hormat terhadap almarhum ayahandanya.

Usai istirahat di Bandara, rombongan langsung menuju Taman Makam Pahlawan Balai Buntar. Ia berziarah bersama keluarga besar ke makam Alm Mayor (Angkatan Darat) M Dahlan.

Ayahandanya meninggal sewaktu dirinya sedang menjalani pendidikan di PTIK. Sementara itu, saat diwawancarai awak media Kapolda pun akan meneruskan kebijakan yang telah dilaksanakan oleh Mantan Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung selama kurang lebih 21 bulan bertugas. Dirinya pun memohon kepada seluruh masyarakat untuk mendukung kinerja Kepolisian Bengkulu yang dipimpin olehnya.

“Syukur alhamdulillah, terimakasih kepada Allah dan terimakasih kepada Kapolri yang sudah memberikan amanat kepada saya. Ini pertama kalinya, sejarahnya putera daerah menjadi Kapolda di Bengkulu. Saya mohon doa restu, dan supportnya,” ujarnya kemarin.

Tugas berat pun akan mulai dikerjakan oleh Kapolda, seperti menyukseskan pelaksanaan pemilihan serentak Presiden dan legislatif pada tanggal 17 April mendatang. Selain itu, tahun 2018 lalu terjadi penurunan jumlah kasus tindak pidana yang sudah diselesikan oleh Mantan Kapolda Bengkulu sebelumnya dengan sebanyak 1.260 kasus dengan penyelesaian tindak pidana dalam tahun itu sebanyak 3.062 kasus.

Selain itu menangani tindakan pidana asusila sebanyak 156 kasus, tindakan korupsi 79 kasus namun hanya 73 kasus yang diselesaikan dengan menyelamatkan kerugian negara perkara Rp 6,1 miliar. Data rilis Polda Bengkulu beberapa waktu lalu juga menunjukan penyelewangan anggaran dana desa sebanyak 18 kasus sementara itu masih 17 kasus dalam penyidikan dengan kerugian negara sebesar Rp 2 Miliar.

Ditangan Kapolda Brigjen Pol Supratman diharapkan Mapolda Bengkulu dapat mempertahankan peringkat pertama dalam melakukan tindakan pemberantasan korupsi ditahun 2018 lalu.

“Kinerja yang bagus kita pertahankan, yang kurang bagus kita perbaiki bila perlu kita tingkatkan. Jadi belum bisa janji, namun kebijakan yang sudah dijalani pak Coki bagus sekali saya akan lanjutkan. Mudah mudahan Bengkulu semakin baik,” singkat dia.

Agenda selanjutnya, Brigjen Pol Drs Supratman M.Hum akan mengikuti gelar terima jajar kehormatan di Mapolda Bengkulu pagi hari hingga sorenya, mengikuti bersama gelar farewell parade yang dihadiri juga Mantan Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung. (Bro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *