Warga Mukomuko Jadi Korban Jambret

Ekonomi & Bisnis Featured Hukum & Kriminal Mukomuko

RBO,BENGKULU– Masyarakat yang melintas di kawasan pariwisata Pantai Panjang pada malam hari agar lebih berhati-hati. Terutama yang sering menyandang tas sambil mengendarai motor. Sebab telah terjadi kasus penjambretan yang dialami oleh Nurfitriana (23), warga Kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko, beberapa hari lalu.

Hingga saat ini pelakunya belum tertangkap meskipun korban sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Bengkulu. Informasi yang terima di lapangan, kasus jambret itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di jembatan dekat hotel Raffles, atau tidak jauh dari kantor mapolsek Ratu Samban.

Kronologis kejadian, malam itu korban sendiri mengendarai motor jenis matic dari arah depan BIM menuju ke Pasir Putih. Saat di jembatan dekat hotel Raffles, tiba-tiba motor korban dipepet oleh motor pelaku yang berjumlah 3 orang (bonceng 3) menggunakan motor jenis bebek.

Lalu pelaku yang berada paling belakang langsung menarik tas korban yang saat itu sedang disandang oleh korban. Dengan cepat tas berisi uang tunai sebesar Rp 2 juta serta surat-surat penting milik korban berpindah ke tangan pelaku. Korban berteriak jambret namun saat itu kebetulan lalu lintas sedang sepi.

Pelaku yang berhasil merampas tas korban langsung tancap gas kabur ke arah simpang Pasir Putih dengan kecepatan tinggi. Korban melaporkan kejadian ini ke Polres Bengkulu.

“Iya, memang ada laporan kasus jambret beberapa hari lalu di sana (TKP), korban melapornya ke Polres Bengkulu dan saat ini laporannya sednag ditindaklanjuti. Yang jelas kita imbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati, apalagi saat berkendara menyandang tas melewati jalan yang sepi,” ujar Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP. Sudarno.(bro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *