Mukerwil PWNU Bengkulu Jaga Persatuan Umat

Featured Pemda Provinsi Politik Sosial & Budaya
Ihsan Nahromi: NU Salah Satu Pendiri PPP
RBO, BENGKULU – Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) Provinsi Bengkulu akan melaksanakan Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) pertama tahun 2019. Untuk itu diharapkan Mukerwil dapat memperkuat NU sebagai salah satu organisasi pemersatu umat.
 “Harapan kita, dengan dilaksanakannya Mukerwil PWNU Provinsi Bengkulu. Kedepan NU sebagai organisasi Nadhlatul bisa terus konsisten menjadi pemersatu bangsa dan perekat umat,” ungkap ketua DPP PPP Korwil Sumbagsel H. Ihsan Nahromi Lc, MA saat ditemui, Jumat (1/2).
Sebelumnya diceritakan oleh Ihsan Nahromi, PPP sebagai partai Islam mempunyai sejarah yang cukup panjang bersama NU. Pada tahun 1973  PPP didirikan dari hasil fusi empat partai keagamaan, yakni Partai Nadhlatul Ulama, Partai Muslimin Indonesia (Parmusi), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), dan Persatuan Tabiyah Islamiyah (Perti).
“PPP sebagai Partai Politik Islam, salah satunya NU adalah pendirinya. Sebab itu, PPP tidak bisa lepas dari NU, dan kami ucapkan selamat melaksanakan Mukerwil,” terangnya.
Adapun untuk diketahui PWNU Provinsi Bengkulu dipimpin oleh Ketua Tanfidziyah DR H. Zulkarnain Dali, M.Pd dan ketika dilantik pada Bulan November tahun 2018 lalu, Menyampaikan mereka akan melaksanakan Mukerwil dengan agenda rapat kerja wilayah, dimana ada empat program pokok yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 ini.
“Empat Program pokok tersebut adalah persoalan kesehatan, kedua pendidikan dimana kita akan mendirikan sekolah-sekolah NU disetiap cabang, ketiga soal ekonomi pemberdayaan ekonomi dan keempat kesehatan. Mukerwil akan dimulai pukul 08.00 dan dibuka oleh Deputi IV,” ungkap Zulkarnai Dali saat dihubungi, kemarin.
Selain terkait NU sebagai salah satu organisas pendiri PPP. Zulkarnain Dali membenarkan hal tersebut, hanya saja menurutnya saat itu bukan hanya NU, tapi ada tiga organisasi lainnya yaitu Parmusi, PSII serta Perti yang ikut mendirikan PPP.
 “Tapi yang masih eksis sampai saat ini hanya NU,” terang Ketua Tanfidziyah PWNU Provinsi Bengkulu tersebut. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *