Pedagang Pasar Panorama Bakal “Ngadu” ke Sandiaga Uno

Pedagang Pasar Panorama Bakal “Ngadu” ke Sandiaga Uno

BERBAGI
MG4/RBO: Pedagang Pasar Panorama Siap mengadukan nasibnya kepada Sandiaga Uno

RBO, BENGKULU – Terkait dengan akan datangnya Cawapres No urut 2, Sandiaga Salahudin Uno ke Bengkulu dan akan menyambangi Pasar Panorama, pedagang di Pasar Panorama mengaku senang akan hal itu. Para pedagang berharap setelah Sandiaga Salahudin Uno melihat kondisi Pasar Panorama ini agar kiranya bisa membantu mengatasi keluhan mmereka dan membawa perubahan di pasar.

Baik itu dari segi penataan pasar ataupun dari kebersihan pasar itu sendiri. Karena bisa kita lihat sendiri bahwasanya Pasar Panorama ini penuh. Ada yang jualan di jalan, parkir sembarangan dan masih banyak hal lain yang membuat para pedagang dan pembeli tidak nyaman saat berada di pasar.

’’Kami sebagai pedagang daging sangat mengeluh karena penjualan daging dalam 2 tahun terakhir ini sangat menurun,’’ ujar Suhaini, salah seorang pedagang daging di Pasar Panorama Bengkulu kemarin.

Tidak seperti biasanya, lanjutnya, ada beberapa hal yang mengakibatkan penjualan daging itu menurun. Salah satunya mungkin oleh factor ekonomi.

‘’ Dan pengaruh yang sangat mencekik kami rasakan adalah masuknya daging Bulog di pasar. Padahal daging Bulog itu sudah ada peraturan RI terkait pemasaran. Tapi kenapa tidak menuruti peraturan yang sudah dibuat tersebut (terkhusus Kota Bengkulu).’’

Dulu perjanjiannya itu adalah penjualan daging Bulog hanya pada saat lebaran saja untuk menetralisir harga di pasaran. Tapi kenapa sekarang malah beroperasi setiap hari. Sementara daging segar di Bengkulu ini bisa dibilang lebih dari cukup.

‘’Jadi kami sebagai pedagang daging sangat kecewa terhadap hal itu. Dari manalagi kami harus mencari keuntungan. Biasanya dulu kami menjual daging bisa sampai 50 kg per hari. Berbeda jauh dengan sekarang yang hanya mencapai 20 kg perhari. Itupun jarang.’’

Dia dan para pedagang lainnya nanti minta kepada Sandiaga Salahudin Uno jangan hanya sekadar mengunjungi dan melihat keadaan pasar saja. ‘’ Kami sebagai pedagang ingin diperhatikan dan kami juga ingin sejahtera,” ujar Suhaini berharap. (mg-4)