Bengkulu Hebat, Ini Alasan Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah

Featured Pemda Provinsi Peristiwa Politik Sosial & Budaya

RBO, BENGKULU – Provinsi Bengkulu menjadi tuan rumah Tanwir Muhammadiyah yang kedua dengan banyak alasan dan pertimbangan. Ketua Umum PP Muhammadiyah, DR H Haedar Nashir, menyebutkan, terdapat beberapa alasan dipilihnya Bengkulu sebagai tuan rumah Tanwir Muhammadiyah. Pertama pertimbangan sejarah lahirnya tokoh-tokoh Muhammadiyah yang berasal dari Bengkulu.

“Bengkulu memiliki sejarah penting dalam Muhammadiyah. Banyak tokoh-tokoh Muhammadiyah lahir dari sini. Ada Hasan Din, konsul Muhammadiyah. Ia pengusaha dan juga ayah dari Ibu Fatmawati, Ibu Negara pertama,” kata dalam sambutannya pada pembukaan Tanwir Muhammadiyah di halaman Balai Semarak Raya, Gedung Daerah Bengkulu, Jumat (15/2).

Lalu yang kedua, Haedar melanjutkan, Soekarno juga pernah beberapa tahun menjadi ketua majelis pendidikan dan pengajaran Muhammadiyah di Bengkulu. Juga terdapat tokoh Tionghoa Oey Tjeng Hien, seorang Tionghoa muslim yang masuk Islam dan lebih dikenal dengan nama Haji Abdul Karim Oey ikut menjadi bagian dari Muhammadiyah Bengkulu.

“Ini merupakan pertimbangan sejarah, sehingga Bengkulu terpilih sebagai tuan rumah Tanwir Muhammadiyah,” kata dia.
Tanwir yang mengusung tema “Beragama yang Mencerahkan” yang dipilih atas dua pertimbangan.

Pertama, Muhammadiyah dan Islam saat ini dituntut untuk menyebarkan praktik Islam yang mencerahkan.
“Mencerahkan hati, pikiran, tindakan, yang disinari nilai-nilai Islam,” kata dia.

Kedua, dalam kehidupan sehari-hari, dijumpai sebagian pemahaman dan pengalaman Islam kurang menunjukkan pencerahan sehingga muncul ekstrimisme, intoleransi, politisasi agama, ada juga ujaran yang membawa aura marah dan kebencian. Islam sesungguhnya membawa Rahmatan Lil Alamin.
Haedar meminta peserta tanwir dapat mengikuti kegiatan dengan kepala dingin tanpa harus menunjukkan jari satu dan dua.

“Kasihan delapan atau Sembilan jari yang lain tidak dipakai, nanti ada kecemburuan, dan akan dituntut oleh jari yang lain,”kata dia.

Diakhir penyampaianya, Haedar mengucapkan terima kasih atas kesempatan Presiden Joko Widodo untuk hadir dan membuka acara secara resmi, serta para menteri kabinet. (hcr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *