Jalan Tol Mulai Maret, Liku 9 Buat Terowongan

Ekonomi & Bisnis Featured Hukum & Kriminal Lingkungan Pemda Provinsi Sosial & Budaya

RBO, BENGKULU – Kehadiran Presiden Jokowidodo Jumat lalu tampaknya membawa angin segar bagi Pemda Provinsi Bengkulu. Pasalnya, pembebasan lahan jalan tol Bengkulu – Sumatera Selatan akan dilakukan pada bulan Maret mendatang. Saat ini sedang melakukan identifikasi pemilik lahan oleh PT Wiratman sebagai pihak perkerja proyek strategis nasional tersebut dibawah kewewenangan PT Hutama Karya.

Pemda Provinsi Bengkulu pun berharap agar pembangunan ini tidak ada penolakan oleh masyarakat setempat. Saat ini pembahasan terhadap ganti untung oleh pemilik lahan yang akan dilalui jalan tol pun sedang ditangani oleh pihak pusat.

Asisten II Pemda Provinsi Bengkulu Hj Yuliswani MM mengatakan, pembangunan akan dilakukan dititik nol di kawasan Betungan hingga Taba Penanjung.

“Sudah dapat dari hasil rapat kita, dari juga teman teman membantu PT Wiratman identifikasi pemilik lahan sehingga sudah disampaikan. Ada lahan seluas 17 Km, dari kawasan Betungan hingga Taba Penanjung Bengkulu Tengah untuk lebar 90 meter dikali dengan 17 Km. Kita berharap agar tidak ada gejolak dengan masyarakat setempat ya, sampai saat ini belum ada,” terangnya Senin (18/2) kemarin.

Sementara itu, Kepala Biro Pembangunan Pemprov Bengkulu Taufik Adun mengatakan sesi pertama pembebasan lahan sepanjang 17 km. Bahkan saat ini, sebelum perkerjaan pihak pusat sudah melakukan pematokan bidang tanah yang akan digarap proyek itu nantinya.

“PSN yang di Bengkulu hanya Jalan Tol, kita sifatnya membantu fasilitasi. PSN ini Bengkulu hingga Palembang, sementara itu Bengkulu perbatasan itu Lubuk Linggau dengan total 95 Km. Sesi pertama akan dibebaskan lahan 17 km sedang disiapkan perencanaan tanah, sekarang sudah ada data pemilik tanah warga. Namun belum diundang mereka, untuk kawasan jalan tol sudah dipatok merah,” ujarnya.

Tanah milik Pemda Provinsi Bengkulu pun terpaksa dihibahkan, di kawasan Kabupaten Bengkulu Tengah Talang Empat tepatnya kawasan Tabalagan seluas 400 meter. Sayangnya, pihaknya belum memberikan jumlah data pemilik tanah yang akan terkena jalan tol tersebut.

“Memang ada yang datang sepuluh orang, namun belum ada bicara ganti untung namun ini urusan BPN nanti. Kalau jumlah milik ini banyak, namun untuk pembebasan anggaran ini dari pihak Hutama Karya. Bahkan ada tanah milik Pemprov di daerah Taba Lagan seluas 400 meter nanti dihibahkan,” tambahnya.

Nantinya, jalan tol itu pun akan dibangun terowongan sepanjang 5 km melewati liku sembilan diperbukitan antara perbatasan Bengkulu Tengah dan Kabupaten Kepahiang. Diharapkan proyek ini dapat berjalan dengan lancar, selain mendukung pembangunan juga dapat memberikan fasilitas disektor ekonomi masyarakat luar khususnya.

“Kalau pembangunan dikawasan liku sembilan akan melalui terowongan mungkin sekitar 5 kilometer, disana jalan antara Bengkulu Tengah dan Kabupaten Curup. Ya kita berharap ini agar direalisasi, karena sebagai sektor pembangunan juga sektor perekonomian,” pungkasnya. (Bro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *