Usai Debat, Masing-Masing Tim Puas

Ekonomi & Bisnis Featured Pemda Provinsi Politik Sosial & Budaya
RBO, BENGKULU – Pasca pelaksanaan debat ke dua Calon Presiden (Capres) dengan tema Energi, Pangan, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup dan Infrastruktur, pada Minggu (17/2) malam, kedua tim pemenangan Capres dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) di Bengkulu berkeyakinan, sudah mencapai sasaran yang diinginkan.
Dimana Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin Provinsi Bengkulu yang sempat menyaksikan secara bersama-sama pelaksanaan debat kedua Capres di Rumah Kerja TKD menyebutkan, Capres yang didukungnya telah bekerja, sehingga tinggal menyampaikan kepada publik.
“Untuk lebih meyakinkan masyarakat selaku konstituen, diakui, TKD bersama relawan akan terus turun door to door, dan tidak bisa memasang baliho ataupun spanduk saja serta publiksasi di media massa dan media sosial. Khususnya menangkal informasi yang bersifat hoax, harus dijelaskan secara gamblang kepada masyarakat,” ungkap Bendahara TKD Jokowi-Ma’ruf Amin Provinsi Bengkulu yang juga Ketua DPD PDIP Provinsi Bengkulu, Hj. Elva Hartati Murman S.Ip, MM.
Ditambahkan oleh Juru Bicara TKD Jokowi-Ma’ruf Amien Provinsi Bengkulu, Zulkarnain Kaka Jodho menyatakan, setelah melihat pelaksanaan debat kedua menyatakan optimis akan bisa meraih kemenangan pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2019, meski disebutkan sebelumnya Bengkulu bahkan Pulau Sumatera masih masuk zona merah.
“Kita optimis. Karena secara perlahan masyarakat diyakini mengerti dan berfikir jernih pada Pilpres ini,” kata Zulkarnain meyakinkan, Senin, (18/2).
Secara terpisah, pihak Badan Pemenangan Provinsi Parpol Koalisi Adil Makmur Provinsi Bengkulu, dalam hal ini disampaikan Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Bengkulu, Suharto, SE, MBA pasca menyaksikan debat kedua secara bersama-sama di kantor DPC Gerindra Kota Bengkulu, ia merasa puas dengan pemaparan yang disampaikan Capresnya dan menyakini masyarakat akan bersimpati.
Selain itu diakui, pihak BPP bersama Tim Kemenangan Daerah untuk selanjutnya juga akan terus bekerja keras sekaligus menyampaikan secara langsung kepada masyarakat, terkait visi dan misi Capres dan Cawapres-nya, bahwa diera globalisasi sekarang ini dan kedepan, memang harus meningkatkan Informasi Teknologi-IT.
“Sejalan dengan visi dan misi yang disampaikan Capres kita, soal impor tidak boleh banyak-banyak itu, tapi bisa memberdayakan potensi yang ada untuk kesejahteraan rakyat Indonesia, akan kita sosialisasikan secara langsung kepada masyarakat. Termasuk hal lain yang telah disampaikan dalam debat oleh Capres kita,” tukasnya. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *