Tampil di HUT Mukomuko, Tari Andun Ada Kesamaan dengan Tari Gandai

Bengkulu Selatan Ekonomi & Bisnis Featured Mukomuko Sosial & Budaya

RBO, MUKOMUKO – Tari Andun kesenian asal Bengkulu Selatan diutus secara khusus oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan untuk tampil di perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Kabupaten Mukomuko beberapa hari lalu. Tari Andun tampil satu panggung dengan Tari Gandai, kesenian tradisional Mukomuko dan kesenian dari daerah lain.

Ternyata, antara Tari Andun dari Bengkulu Selatan ini ada kesamaan dengan Tari Gandai Kabupaten Mukomuko. Hal ini diungkapkan Mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, Idang Serawai yang sedang melakukan penelitian Tari Andun sebagai judul Skripsi.

“Sebelum meneliti Tari Andun saya juga sempat mau meneliti Tato Gandai untuk Skripsi. Sempat mencari data-data tentang Tari Gandai,” beber Mahasiswa Seni ini ketika dikonfirmasi kemarin (20/2).

Ia menjelaskan, dari sisi gerakan, antara Andun dan Gandai sama-sama meniru atau diambil dari gerakan burung elang yang sedang terbang. Pola gerak penari sama-sama membentangkan tangan.

Yang menjadi pembeda adalah Tari Andun ditarikan secara berpasangan (Perempuan-Laki-laki) Tari Gandai hanya ditarikan oleh Perempuan saja.

“Dari bentuk tari hampir sama. Tapi yang membedakan lebih banyak pola lantai pada Tari Gambar,” terangnya.

Diterangkannya lagi, dari sisi musik, unsur melodinya ada kemiripan. Ada satu alat musik yang dipakai juga sama. Yakni remabana. Tetapi untuk alat musik lainnya, Tari Gandai menggunakan Serunai, sedangkan Tari Andun Kelintang (alat musik sejenis gong berukuran kecil).

“Bedanya lagi, Tari Gandai ada syair yang mengiringi tari. Tari Andun tidak ada. Ada kesamaan dan ada juga perbedaan yang menjadi ciri khas dan penguat masing-masing,” pungkasnya. (sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *